KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Meski Masih Terendam Banjir, Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Mulai Berjalan Normal

Meski Masih Terendam Banjir, Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Mulai Berjalan Normal

Meski Masih Terendam Banjir, Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Mulai Berjalan Normal

SEMARANG – Aktivitas naik turun penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sudah berjalan normal meski banjir rob masih merendam kawasan tersebut.

Namun, penumpang yang hendak ke dermaga penumpang harus menaiki kapal kecil dari jembatan Pos I Pelabuhan Tanjung Emas. Sebab, jalur darat menuju terminal penumpang tidak dapat dilalui kendaraan.

“Jadi pelayaran saja ya yang beroperasi. Penumpang tetap sesuai dengan apa yang dijual operator. (Penumpang) rata-rata menggunakan kapal klotok ini, karena untuk akses keluar dan masuk pelabuhan belum bisa. Jalan aksesnya masih tergenang air,” ujar Regional Head 3 Pelindo, Ardhi Wahyu Basuki kepada wartawan, Rabu (25/5/2022).

Ia menjelaskan, selama banjir terjadi ruang tunggu penumpang kapal dipindah ke lantai 2 sebab lantai 1 ruang masih terendam air. Terkait informasi adanya calon penumpang yang tertinggal kapal, ia meminta operator kapal penumpang agar memberikan dispensasi karena kondisi ini.

“Setahu saya ada 15 operator kapal masih beroperasi. Sudah diinfokan kepada calon penumpang yang akan datang jadi kita harap ada keaktifan dari operator kapal juga saling bantulah mohon supportnya,” katanya.

“Kita sarankan ke operator kapal ya darma lautan mungkin karena kondisi ini mungkin ada dispensasi tiketnya bisa digunakan,” tambahnya.

Berdasarkan pantuan, air masih menggenangi Terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas. Di parkiran kendaraan tidak terihat satupun mobil dan motor. Namun, terlihat 1 kapal penumpang bersandar di dermaga tersebut.

Sementara itu, KSOP Tanjung Emas Semarang M Tohir mengatakan, proses pengerjaan penambalan tanggul darurat sepanjang 20 meter ditargetkan rampung hari ini.

“Saat ini lagi proses penanganan ya tadi kam sudah melihat sudah di lakukan proses penimbunan. Targetnya hari ini selesai,” ucapnya.

Ia menjelaskan, proses penimbunan tanggul darurat menggunakan pasir itu dilalukan sejak dini hari. Tohir pun meminta agar perusahaan besar yang bermarkas di Pelabuhan Tanjung Emas apalagi aset itu merupakan milik PT Lamicitra.

“Sekarang ketinggiannya di atas air ya. Pekerjaan dikoordinir dan diawasi oleh tim di sana. Tapi karena memang masih dalam proses, air masih masuk,” bebernya.

“Kami juga minta ada kontribusi dari Lamicitra dan perusahaan-perusahaan besar ya. Supaya hari ini bisa tertutup,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]