KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Belasan Karaoke di Kawasan Terminal Penggaron Direncanakan Akan Dirobohkan

Belasan Karaoke di Kawasan Terminal Penggaron Direncanakan Akan Dirobohkan

Belasan Karaoke di Kawasan Terminal Penggaron Direncanakan Akan Dirobohkan

Belasan tempat karaoke yang berada di kawasan Terminal Penggaron tepatnya di lantai 1 Pasar Klitikan lantai, Kecamatan Pedurungan, Semarang direncanakan akan dibongkar untuk relokasi pedagang buah dari Relokasi Pasar Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kota Semarang bersama Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berencana akan merobohkan belasan tempat karaoke yang berada di kawasan Terminal Penggaron.

Agenda itu dipastikan setelah beberapa Instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ini bersepakat dengan Paguyuban Karaoke untuk membongkar 14 tempat karaoke yang tepatnya berada di lantai 1 Pasar Klitikan lantai, Kecamatan Pedurungan, Semarang.

Kepala Satpol PP Semarang, Fajar Purwoto yang memimpin rapat ini mejelaskan alasan perobohan ini karena lokasi tersebut akan digunakan untuk pedagang buah Pasar Johar dari Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Ia menambahkan, nantinya tempat tersebut untuk perpindahan relokasi pedagang buah pasar Johar yang selama ini menempati lahan MAJT.

“Tadi sudah ada kesepakatan bersama. Ruang karaoke dibawah akan dirobohkan dan dipindah ke lantai dua. Tempat karaoke bawah akan digunakan untuk pedagang buah,” ujar Fajar usai kegiatan.

Dari kesepakatan ini, didapatkan pihak karaoke meminta waktu hingga 1 September 2022 untuk mengurus perpindahan. Begitu pula para pedagang buah juga diwajibkan segera menempati pasar Klitikan ketika tempat yang disediakan sudah selesai.

“Paguyuban karaoke siap pindah diatas dan pedagang harus bikin surat pernyataan bahwa semuanya harus bersedia pindah kesini. Ini karena karaoke sudah bersedia pindah apalagi karaoke ini yang dulu meramaikan kawasan klitikan. Nanti pihak karaoke merobohkan sendiri. Kalau tidak sanggup, kita bantu robohkan,” jelasnya.

Ia mempersilahkan kepada para paguyuban untuk menentukan fungsi lantai dua pasar tersebut apakah nantinya bisa digunakan untuk kafe atau karaoke lagi. Senada, Kepala Disdag Kota Semaranh, Nurkholis mengatakan pemindahan pedagang buah ini dalam rangka relokasi Pasar Johar MAJT.

“Pedagang buah segera menempati tempat yang telah disediakan hingga akhir Agustus maupun awal September 2022,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Karaoke Pasar Klitikan, Leodinur menyebut informasi relokasi ini sangat mendadak. Akan tetapi, pihaknya tetap akan mematuhi apa yang diminta oleh Pemkot Semarang.

“Info pemindahan ini agak mendadak. Sebenarnya kita engga masalah suruh pindah. Tapi perlu diketahui, kita ini yang jatuh bangun meramaikan pasar Klitih sejak 2018. Dulu belum ada yang mau menempati sini,” bebernya.

Disisi lain, Sakdullah salah satu pedagang menambahkan nantinya akan ada ratusan pedagang yang akan direlokasi ke Kawasan Terminal Penggaron. Namun, dirinya mengaku masih merasa aneh jika pedagang buah berdekatan dengan tempat karaoke

“Kita engga permasalahkan ada karaoke. Tapi masih aneh masak didepan pasar buah, tengah karaoke, belakang pasar buah. Lebih bagus kan keliatan berjajar pedagang buah,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]