KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Keseruan Ganjar Mengajar di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus

Keseruan Ganjar Mengajar di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus

Keseruan Ganjar Mengajar di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus

KENDAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung di Pondok Pesantren Anak Difabel Al Firdaus Desa Tampingan, Boja, Kendal, Jumat (21/10/2022). Selain melihat kondisi asrama, Ganjar juga menemui anak-anak di ruang kelas bak seorang guru yang mengajar.

Dengan mengenakan batik dan kopiah hitam, Ganjar langsung menemui Ketua Ponpes Anak Difabel Al Firdaus, Kadiyono. Kemudian diajak melihat kondisi asrama untuk para santri.

Setelah itu, menuju Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di samping Ponpes tersebut. Ganjar, langsung memasuki ruang kelas satu per satu.

Serunya, orang nomor satu di Jawa Tengah itu menyapa siswa berkebutuhan khusus bagai seorang guru.

“Halo, siapa namanya? kalau besar mau jadi apa?” sapa Ganjar.

Pertanyaan itu dijawab beragam dari para siswa. Di antaranya ada yang ingin menjadi gamer, polisi, sampai ada yang ingin menjadi sopir truk. Jawaban itu membuat suasana di kelas pecah.

Ganjar pun mengajak anak-anak itu membaca tulisan di papan tulis. Dan, memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat menempuh pendidikan.

“Iya, ini ada beberapa anak yang mondok di sini. Pas besok hari santri, pas hari ini sekarang ini ada unik. Unik artinya ada kepedulian dari masyarakat yang kemudian membuat pondok kecil dan ada beberapa santri yang sekolah di sini dan yang unik adalah SLB,” ujar Ganjar.

Ia salut dengan ketekunan para guru yang memberikan fasilitas pendidikan kepada anak berkebutuhan khusus.

“Tadi kita lihat di sekolahnya, melihat aktivitasnya penuh dengan kesabaran. dan kita memang mendorong agar anak-anak ini bisa mendapatkan fasilitas seperti yang lain, sehingga kita siapkan kemandirian kelak kemudian hari anak indonesia yang hebat-hebat ini,” tuturnya.

Ganjar meminta, pengelola Ponpes Anak Difabel Al Firdaus untuk segera menyelesaikan perizinan dan legalitasnya.

“Sehingga dari pemerintah bisa membantu. Ya, anak-anak yang bersemangat luar biasa dan gurunya luar biasa ini mudah-mudahan bisa menjadikan harapan buat anak dan keluarga. pasti semuanya pengen anaknya sukses,” tandas Ganjar, usai memberikan bantuan dan santunan.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]