KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antipasi Korban Demam Berdarah Bertambah, DKK Salatiga Fogging Perumahan di Argomulyo

Antipasi Korban Demam Berdarah Bertambah, DKK Salatiga Fogging Perumahan di Argomulyo

Antipasi Korban Demam Berdarah Bertambah, DKK Salatiga Fogging Perumahan di Argomulyo

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Dinas Kesehatan Kota Salatiga akhirnya melakukan fogging di Perumahan Tegalrejo Permai, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, menyusul adanya warga yang terkena demam berdarah di daerah setempat.

Kepada media, Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit DKK Salatiga, Prasit Al Hakim, mengatakan fogging dilakukan untuk menekan berkembangnya nyamuk pembawa virus dengue. Fogging dilakukan dengan menggunakan mobil keliling yang dilengkapi dengan alat semprot otomatis.

penggunaan mobil keliling tersebut menurutnya lebih efektif. Sebab tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga. Selain itu jangkauan insektisida yang disemprotkan juga lebih luas.

“Alat kami letakkan di mobil, secara otomatis alat itu bisa menyemprot. Walaupun penyemprot di jalan, insektisida bisa menjangkau rumah-rumah karena memang menggunakan kandungan insektisida yang lebih tinggi daripada penyemprotan biasa,” terang Prasit, Jumat (3/2/2023).

Terhadap daerah sulit diakses menggunakan mobil atau kawasan padat penduduk, DKK Salatiga melakukan fogging dengan cara manual.
Prasit menyebut kasus demam berdarah di Salatiga mulai merebak sejak bulan Desember 2022. Sejauh ini, pihaknya mencatat ada 11 pasien.

“Kalau kami cermati di bulan Januari kemarin itu ada 9 kasus demam berdarah dengue (DBD) dengan satu kasus dengue shock syndrome (DSS). Jadi total ada 10 kasus,” ungkapnya.

Prasit membeberkan kasus demam berdarah di Salatiga sendiri ada siklus tiga tahunan yang menjadi puncaknya. Jika melihat tren saat ini, kasusnya mulai menunjukkan penurunan.

“Bulan Desember lalu ada 11 kasus. Januari ada 10 kasus. Kami berharap ini mulai tren penurunan,” katanya.

Dikatakannya iklim menjadi salah satu faktor berkembangnya nyamuk Aedes aegypti. Mulai Desember dan Januari, curah hujan dinilai cukup tinggi sehingga banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk berkembang biak.

“Faktor utamanya itu keberadaan jentik nyamuk yang tidak terkendali,” ungkapnya.

Guna mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, Prasit mengimbau kepada masyarakat agar melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Yaitu melakukan 3M plus. Membersihkan dan menguras tempat yang menjadi sarang nyamuk,” katanya.

Ketua RT 003 Perum Tegalrejo Permai, Tomo, mengatakan bulan Januari warganya mulai ada yang terkena demam berdarah dan dirawat di Semarang.

“Mulai kemarin ada satu orang, total dua yang positif. Kami berinisiatif meminta petunjuk lewat grup RT/RW Tegalrejo bagaimana mengatasinya. Salah satunya dengan fogging,” terang dia.

Diakuinya warga perumahan tersebut terdapat enam orang yang terjangkit demam berdarah secara berurutan sejak awal Januari. Mereka yang terserang DBD masih dalam satu RT.

“Enam orang itu yang dirawat di Rumah Sakit guna pencegahan serangan DBD ke depan, warga juga rutin membersihkan bak atau tempat yng bisa menjadi sarang nyamuk,” ungkapnya.

 

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]