KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dinas Kesehatan Kota Salatiga Catat 32 Kasus DBD, 1 Orang Meninggal Sepanjang 2024

Dinas Kesehatan Kota Salatiga Catat 32 Kasus DBD, 1 Orang Meninggal Sepanjang 2024

Dinas Kesehatan Kota Salatiga Catat 32 Kasus DBD, 1 Orang Meninggal Sepanjang 2024

Ilustrasi Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue (DBD)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sepanjang Januari sampai dengan November 2024 ini, Dinas Kesehatan Kota Salatiga mencatat ada 32 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Salatiga.

Dari total jumlah kasus tersebut satu orang di antaranya meninggal dunia karena DBD. Kepada wartawan Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr Prasit Al Hakim menyebut untuk kasus DBD di Kota Salatiga jumlahnya cenderung naik dibandingkan tahun lalu. Selain itu, semua wilayah di Kota Salatiga menjadi titik yang rawan adanya DBD.

“Semua wilayah di Kota Salatiga masuk kategori rawan DBD. Sehingga warga harus selalu waspada,” terang Prasit.

Untuk mengantisipasi jumlah lonjakan kasus yang meningkat, terlebih memasuki musim penghujan ini, Prasit meminta agar warga melakukan peningkatan kewaspadaan dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Selanjutnya, pihaknya juga melakukan pemantauan Jumantik yang dilakukan petugas di rumah, sekolah, dan perkantoran.

“Pemantauan Jumantik dilakukan juga di sekolah dan perkantoran karena potensi penularan DBD biasanya di waktu pagi dan sore hari saat orang berada di lingkungan sekolah ataupun kerja,” kata Prasit.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) pada kasus DBD untuk mengetahui potensi meluasnya kasus DBD dan cara penanggulangannya. Serta akan terus melakukan fogging yang dilakukan secara selektif.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP