URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa

Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus saat di RSI Paru Salatiga (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah mengubah strategi perang melawan tuberkulosis (TBC). Jika selama ini penderita datang sendiri ke fasilitas kesehatan, kini petugas justru mendatangi masyarakat untuk memburu kasus yang belum terdeteksi. Langkah luar biasa (extraordinary) itu ditempuh agar target menemukan 1,08 juta penderita TBC sepanjang 2026 bisa tercapai.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Octavianus saat menyerahkan sertifikat sembuh kepada sembilan pasien tuberkulosis resisten obat (TB RO) di Poliklinik TB SO RRP RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29.6.2026).

Benjamin mengungkapkan, hingga pertengahan tahun ini pemerintah baru menemukan sekitar 800 ribu penderita TBC. Artinya, masih ada ratusan ribu kasus yang diperkirakan belum terdiagnosis dan berpotensi terus menularkan penyakit di lingkungan sekitarnya.

“Yang kita kejar bukan sekadar angka, tetapi orang-orang yang belum mengetahui dirinya menderita TBC. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati dan rantai penularan bisa diputus,” katanya.

Menurut dia, peluang kesembuhan TBC sebenarnya sangat tinggi. Tingkat keberhasilan pengobatan bahkan mencapai lebih dari 90 persen apabila pasien ditemukan lebih awal dan menjalani terapi hingga tuntas. Karena itu, fokus pemerintah saat ini adalah menemukan penderita yang masih tersembunyi di tengah masyarakat.

Salah satu strategi yang dijalankan adalah skrining aktif dari rumah ke rumah. Di Kota Salatiga, sekitar 1.000 rumah akan menjadi sasaran pemeriksaan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Setiap anggota keluarga akan diperiksa, termasuk menjalani pemeriksaan TBC bila diperlukan.

Langkah tersebut dilakukan karena penularan TBC paling banyak terjadi di lingkungan keluarga. Seseorang yang tinggal serumah dengan pasien memiliki risiko tinggi terpapar bakteri. Meski demikian, orang yang tertular belum tentu langsung sakit. Sebagian hanya mengalami infeksi laten sehingga tidak bergejala, namun tetap perlu diketahui agar dapat ditangani sesuai prosedur.

Karena itu, setiap kali ditemukan satu pasien TBC, seluruh anggota keluarga akan ditelusuri dan diperiksa, termasuk menggunakan foto rontgen dada. Pemerintah ingin memastikan tidak ada penderita yang luput dari pengobatan.

Benjamin juga menilai keberadaan kader TBC menjadi ujung tombak keberhasilan program eliminasi TBC. Para kader menjadi penghubung antara tenaga kesehatan dengan masyarakat, mulai dari edukasi, penemuan suspek, pendampingan minum obat, hingga memastikan pasien menyelesaikan pengobatan.

Sebagai bentuk keberhasilan pengobatan, Wamenkes menyerahkan sertifikat sembuh kepada sembilan pasien TB resisten obat yang telah disiplin menjalani terapi selama enam bulan. Meski telah dinyatakan sembuh, mereka tetap diwajibkan menjalani kontrol berkala setiap tiga hingga enam bulan untuk memastikan penyakit tidak kembali muncul.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Dr. Robby Hernawan berharap RS Paru dr. Ario Wirawan tetap mempertahankan fokus sebagai rumah sakit spesialis paru. Menurutnya, pengalaman panjang rumah sakit tersebut dalam menangani TBC menjadi modal penting untuk mendukung target nasional eliminasi TBC.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Ribuan warga memadati tradisi Jolenan di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/7/2026). Masyarakat mengarak gunungan hasil bumi sebagai wujud syukur atas panen raya yang melimpah sekaligus melestarikan budaya Jawa. Tradisi tahunan bertema Ketahanan Pangan itu diakhiri dengan perebutan hasil bumi yang menjadi daya tarik utama dan diharapkan berkembang sebagai destinasi wisata budaya
Angkat Tema Ketahanan Pangan, Desa Kemetul Kembali Sukses gelar Jolenan Tahun 2026
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2026 ini bertujuan membantu orang tua yang kesulitan menjemput anak sekaligus meningkatkan keselamatan siswa karena lokasi sekolah berada di tepi Jalan Raya Semarang–Solo yang padat lalu lintas.
Gani, Guru Olah Raga SD Bener Tengaran, Pagi Mengajar Siang antar Siswa Pulang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta