URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis

Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis

Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis)
featured-img

SEMARANG — Kabar baik bagi masyarakat Jawa Tengah. Kini, siapa pun yang membutuhkan pendampingan psikologis tak perlu lagi khawatir soal biaya maupun rasa malu untuk berkonsultasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis), sebuah layanan konsultasi psikologi secara daring yang dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya.

Program ini diharapkan menjadi solusi awal untuk mendeteksi berbagai persoalan kesehatan mental sejak dini, sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan profesional tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Layanan Logis dapat diakses melalui aplikasi JNN Ext 2 setiap Senin hingga Kamis pukul 11.00–13.00 WIB dan Jumat pukul 10.00–12.00 WIB. Konsultasi dilayani oleh psikolog profesional dari delapan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan kehadiran Logis merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan mental bagi seluruh masyarakat.

“Ini adalah bentuk layanan online konsultasi psikolog gratis yang bisa diakses oleh masyarakat semuanya,” ujar Luthfi saat peluncuran Logis di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, layanan tersebut menjadi langkah jemput bola agar persoalan kesehatan mental tidak terlambat ditangani. Selama ini, banyak kasus baru mendapat perhatian setelah berkembang menjadi persoalan serius dan mencuat ke publik.

Selain melibatkan psikolog profesional, pelaksanaan Logis juga menggandeng Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan untuk menjangkau anak-anak serta pelajar yang mengalami berbagai persoalan psikologis, mulai dari stres, tekanan emosional, hingga perundungan (bullying).

“Melalui layanan psikolog gratis ini diharapkan masyarakat yang berkonsultasi juga merasa terlindungi dalam menyampaikan permasalahan yang dihadapi,” kata Luthfi.

Ia juga meminta agar layanan tersebut disosialisasikan secara luas ke sekolah-sekolah, termasuk melalui kampanye pencegahan perundungan atau zero bullying, sehingga semakin banyak anak yang berani mencari bantuan ketika menghadapi tekanan psikologis.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan, hingga Triwulan I 2026 sebanyak 2,13 juta penduduk dewasa telah mengikuti skrining kesehatan jiwa melalui Program Cek Kesehatan Gratis. Sementara itu, sekitar 14.600 orang dengan gangguan jiwa masih menjalani penanganan di puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, mengatakan Logis menjadi program unggulan baru Pemprov Jateng di bidang kesehatan setelah program Dokter Spesialis Keliling (Spelling).

Menurutnya, layanan tersebut hadir untuk mengatasi berbagai kendala yang selama ini membuat masyarakat enggan mencari pertolongan, seperti keterbatasan jarak, waktu, hingga stigma terhadap layanan kesehatan mental.

“Hadirnya layanan ini untuk menjawab kendala jarak, waktu, dan rasa malu atau stigma. Layanan dilakukan secara privat seperti konsultasi psikologi. Kalau terindikasi medis, kami melakukan kunjungan rumah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyerahkan satu unit ambulans kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)

Kabupaten Kendal. Ambulans tersebut diharapkan dapat mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Kendal, Triyono, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Selama ini nelayan di Kendal belum memiliki ambulans sendiri sehingga setiap keadaan darurat harus menunggu koordinasi dengan rumah sakit.

“Dengan adanya ambulans ini, kami berharap bisa mengurangi beban nelayan. Kalau nanti ada yang sakit atau meninggal, setidaknya bisa terbantu,” katanya.

Versi ini dibuat lebih mengalir, lebih kuat di bagian pembuka (lead), mengurangi pengulangan, serta menempatkan manfaat layanan bagi masyarakat sebagai fokus utama sehingga lebih menarik untuk pembaca media daring.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Komisi A DPRD Salatiga Soroti Tunggakan Biaya Pasien RSUD hingga Milyaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik