RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN

Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN

Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN

Ilustrasi Data Desil

SEMARANG – Jangan buru-buru menerima jika data kesejahteraan yang tercatat pemerintah tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat aktif mengecek data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk memastikan desil yang tercantum sudah menggambarkan kondisi ekonomi keluarga.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, data desil menjadi salah satu dasar pemerintah menentukan penerima bantuan maupun program pemberdayaan masyarakat. Karena itu, ketepatan data sangat penting agar bantuan benar-benar diterima mereka yang membutuhkan.

“Desil ini yang menjadi pedoman kita untuk memberikan bantuan-bantuan, baik bantuan langsung, lalu ada bantuan khusus seperti KUBE, UEP dan lain sebagainya supaya tepat,” kata Gus Yasin saat ditemui di Kompleks Gubernur Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, pemerintah terus memperbarui data kesejahteraan masyarakat, seiring peralihan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menuju DTSEN. Proses tersebut melibatkan pemerintah kabupaten dan kota agar data yang tercatat semakin sesuai dengan kondisi di lapangan.

Gus Yasin menilai kualitas data saat ini terus membaik. Bahkan, program pemberdayaan seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) mulai diarahkan berdasarkan data desil, khususnya masyarakat pada desil 1 hingga 4.

Namun, ia mengakui data yang ada masih mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi masyarakat. Karena itu, warga diberi kesempatan untuk mengoreksi bahkan menyanggah data apabila menemukan ketidaksesuaian.

“Kalau di situ merasa ada yang tidak cocok, tidak hanya operator saja, akan tetapi masyarakatnya bisa menyanggah data-data tersebut,” ujarnya.

Tak Lagi Harus Lewat Operator

Gus Yasin menjelaskan, mekanisme perbaikan data kini dibuat lebih terbuka. Masyarakat dapat menyampaikan sanggahan secara langsung melalui laman yang disediakan kementerian.

“Dari halamannya langsung bisa. Sekarang kalau dulu kan enggak bisa, kalau dulu kan harus lewat operator. Sekarang perubahan ini, perbaikan ini, DTSEN ini bisa langsung ada sanggahan,” jelasnya.

Menurutnya, kemudahan tersebut perlu disosialisasikan lebih luas agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima data, tetapi ikut berperan dalam memastikan data pemerintah tetap akurat.

Bahkan, warga juga dapat mengusulkan tetangga atau masyarakat lain yang dinilai belum tercatat dalam kelompok desil yang sesuai.

“Bisa mengusulkan, semisal ada tetangganya yang belum masuk ke desil salah satu, nah itu bisa dimasukkan,” kata Gus Yasin.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya diminta menunggu bantuan datang. Mereka juga memiliki peran dalam memastikan siapa yang layak menerima bantuan dan program pemberdayaan benar-benar tercermin dalam data.

Bagi pemerintah, data yang semakin akurat diharapkan membuat penyaluran bantuan lebih tepat sasaran sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah.

BACA JUGA :

Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Salatiga memberikan apresiasi kepada nasabah yang bertransaksi di kantor cabang, Jumat (4/9/2026). Petugas membagikan bunga mawar, jajanan, dan cokelat sebagai bentuk terima kasih sekaligus upaya mempererat hubungan dengan nasabah.
Semarak Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Salatiga beri Apresiasi Khusus
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pemprov Jawa Tengah bersama Bank Indonesia Jawa Tengah menggelar CJIBF 2026 di Jakarta, Rabu (27/8), untuk memperkuat investasi berkelanjutan. Forum tersebut menawarkan 26 proyek unggulan dan menghasilkan 37 Letter of Intent (LoI) dari 60 pertemuan bisnis dengan rencana investasi Rp19,6 triliun, di tengah realisasi investasi semester I mencapai Rp59,94 triliun.
CJIBF 2026 Perkuat Investasi Berkelanjutan Jawa Tengah
Optimisme masyarakat terhadap perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Juli 2026 dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 113,09. Kondisi tersebut menunjukkan konsumen masih optimistis terhadap ekonomi saat ini dan prospek ke depan, didukung persepsi positif terhadap penghasilan, konsumsi, lapangan kerja, dan kegiatan usaha.
Bukan Cuma Hari Ini, Konsumen Jateng Optimistis Enam Bulan ke Depan
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157