URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Meningkatnya kasus demam berdarah di Kota Salatiga diingatkan Ketua DPRD Dance Ishak Palit setelah dua warga Karangpete, Kutowinangun Lor, Tingkir dinyatakan positif, Senin (9/3/2026). Hal ini terjadi saat musim hujan menjelang Lebaran sehingga Dinas Kesehatan diminta segera melakukan fogging dan mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Ketua DPRD Salatiga Meminta, Waspadai Demam Berdarah

Jelang Lebaran, Ketua DPRD Salatiga Meminta, Waspadai Demam Berdarah

Jelang Lebaran, Ketua DPRD Salatiga Meminta, Waspadai Demam Berdarah

Meningkatnya kasus demam berdarah di Kota Salatiga diingatkan Ketua DPRD Dance Ishak Palit setelah dua warga Karangpete, Kutowinangun Lor, Tingkir dinyatakan positif, Senin (9/3/2026). Hal ini terjadi saat musim hujan menjelang Lebaran sehingga Dinas Kesehatan diminta segera melakukan fogging dan mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan.
Foto Arief Rasika
Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Meningkatnya kasus demam berdarah, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, mengingatkan warga Kota Salatiga, untuk lebih waspada terhadap penyebaran penyakit tersebut.

Dalam laporannya, Dance mengungkapkan dua warga di Dukuh Benoyo atau Karangpete, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, telah dinyatakan positif terjangkit demam berdarah. Bahkan mereka telah mendapat perawatan di rumah sakit.

Tidak hanya itu, sejumlah warga juga mengalami demam seperti gejala terjangkit demam berdarah.
Menanggapi hal ini, Dance segera menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Salatiga untuk melakukan fogging guna membasmi nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyakit tersebut.

“Kami tidak ingin kasus ini meluas, oleh karena itu, fogging harus segera dilakukan, dan kita akan terus memantau kondisi kesehatan warga di daerah tersebut,” kata Dance, Senin (9.3.2026).

Selain itu, Ketua DPRD Kota Salatiga tersebut juga menekankan bahwa demam berdarah bisa menyebar dengan cepat, terutama saat musim hujan dan menjelang Lebaran.

Untuk itu, warga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta memastikan tidak ada genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Jangan anggap remeh penyakit ini, waspada terhadap genangan air di sekitar rumah, dan segera lakukan upaya pencegahan,” tambah Dance.

Dirinya berharap dengan kesadaran dan kerja sama seluruh masyarakat, penyebaran demam berdarah dapat diminimalisir, terutama menjelang perayaan Lebaran.

Pihak Dinas Kesehatan juga telah mengingatkan warga agar segera melapor jika ada gejala demam berdarah, seperti demam tinggi, nyeri otot, dan ruam kulit, untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. (rief)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved