KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Peringati 1 Muharram 1445, Puluhan Sekolah Ikuti Pawai Ta’aruf Tingkat Kota Salatiga

Peringati 1 Muharram 1445, Puluhan Sekolah Ikuti Pawai Ta’aruf Tingkat Kota Salatiga

Peringati 1 Muharram 1445, Puluhan Sekolah Ikuti Pawai Ta’aruf Tingkat Kota Salatiga

[@]Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi bersama Denok Respati Sinoeng dan jajaran forkopimda kota Salatiga menyaksikan Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh 58 Sekolah dari tingkat RA sampai SMA Islam di Kota Salatiga, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (19/07/2023).

Dalam kesempatan ini, Sinoeng menyampaikan jika kegiatan ini menunjukkan kehidupan keberagamaan di kota Salatiga. Karena keceriaan, semangat dan suka cita terlihat dari para peserta yang ikut Pawai Taaruf tersebut.

“Ini bagian dari kita untuk meneguhkan semangat keberagaman dalam peringatan 1 Muharram 1445 H/2023M. Seluruh TK, RA, SD bahkan MI, SMP, SMA mengikutinya. Tahun baru Islam ini adalah sebuah renungan, kontemplasi satu tahun kedepan, dan mudah mudahan langkah kontribusi kita kepada Kota Salatiga, Indonesia, dan juga kepada kemanusiaan. Semangat dari pawai Ta’aruf ini adalah gegap gempitaan anak anak dengan semangat toleransi,” kata Sinoeng.

Menurutnya, kegiatan ini sebagai ajang dalam toleransi keberagaman sekaligus untuk untuk menyambut ulang tahun Salatiga ke 1273, tanggal 24 Juli 2023 mendatang.

“Saya juga menyampaikan terimakasih kepada bapak ibu guru, dan orang tua murid karena mereka juga ikut pawai, dan ini menjadi entitas yang perlu kita apresiasi dari potensi masing masing sekolah. Tadi ada yang ceria, capek ada yang nangis juga, karena saya yakin itu dandan(bersolek) nya sebelum subuh. Dan yang sorak sorak justru ibu ibunya. Tapi inilah ekspresi yang sangat bagus, dan insyallah akan kita gelar setiap tahun dan lestarikan di tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Vidio suasana saat ribuan peserta ikuti pawai Taaruf Salatiga

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]