KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dramatis, Babinsa Kauman Kidul Bantu Proses Evakuasi ODGJ Karena Meresahkan Warga

Dramatis, Babinsa Kauman Kidul Bantu Proses Evakuasi ODGJ Karena Meresahkan Warga

Dramatis, Babinsa Kauman Kidul Bantu Proses Evakuasi ODGJ Karena Meresahkan Warga

Seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) bernama Tri Jatmiko (52) dari Perum Manunggal, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, terpaksa diangkut ke RSJ pada Kamis (1/1/2023) sore setelah dinilai sering meresahkan warga sekitar. Evakuasi dilakukan atas permintaan keluarga dan warga setempat, dengan Babinsa Kelurahan Kauman Kidul, Serma T Lubis, dan Serda Zainal Arifin yang mendampingi Dinas Sosial dan Puskesmas Sidorejo.
Foto: dok IST
Babinsa saat membantu dinas sosial memasukkan Tri warga ODGJ ke dalam mobil

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Karena dinilai sering meresahkan warga, Tri Jatmiko (52) seorang ODGJ warga Perum Manunggal Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo kota Salatiga. Terpaksa diangkut ke mobil untuk dibawa ke RSJ, kamis (1.1.2023) sore.

Tri terpaksa dibawa ke RSJ karena selama ini kerap membuat onar dan mengkhawatirkan warga lain.

Babinsa Kelurahan Kauman Kidul Koramil 01/Sidomukti Serma T Lubis menjelaskan sebelumnya pihak keluarga sempat meminta bantuan agar Tri dibawa ke RSJ. Babinsa Mendampingi Dinas Sosial, Puskesmas Sidorejo, dengan Mengamankan orang dengan gangguan jiwa, Tri Sujatmiko atas Permintaan keluarga sendiri, dia dirujuk ke RSJ Magelang oleh Dinas Sosial. Kata Serma Lubis didampingi serda Zainal Arifin.

Dihubungi terpisah, Komandan Koramil 01/Sidomukti Kapten FX Agung Kartika menjelaskan apa yang dilakukan anggotanya, Babinsa Kauman kidul Serma T Lubis dan Serda Zainal Arifin, semata mata upaya nyata kepedulian terhadap warga binaannya.

Kapten FX Agung Kartika, menjelaskan bahwa pada Kamis (1/2/2024), anggota Koramil membantu mendampingi Dinas Sosial, Puskesmas Sidorejo, dalam kegiatan pengamanan ODGJ bernama Tri Sujatmiko,

“Evakuasi dilakukan atas permintaan keluarga dan warga Perumahan Manunggal,” ujar Kapten Agung saat diwawancarai oleh Jumat (2/2/2024).

Kapten Agung menjelaskan bahwa tindakan evakuasi dilakukan karena ODGJ tersebut kerap menimbulkan ketidaknyamanan, kekhawatiran, dan sering mengganggu ketertiban warga sekitar.

“Dia (ODGJ) sering makan di warung tanpa membayar, merusak barang miliknya sendiri maupun milik orang lain,” tambahnya.

Setelah berhasil diamankan, ODGJ langsung dirujuk ke RSJ Magelang oleh Dinas Sosial untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sebuah sumber menyebut saat babinsa mengevakuasi Tri sempat terjadi perlaanan, bahkan pelaku enggan dimasukkan kedalam mobil dinas sosial.

Suasana evakuasi ODGJ

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]