KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Idul Adha Peternak Sapi Jumbo di Susukan Panen Rejeki, Kuncinya Promo Melalui Medsos

Jelang Idul Adha Peternak Sapi Jumbo di Susukan Panen Rejeki, Kuncinya Promo Melalui Medsos

Jelang Idul Adha Peternak Sapi Jumbo di Susukan Panen Rejeki, Kuncinya Promo Melalui Medsos

Rizki Amin, peternak sapi asal Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang

RASIKAFM.COM | SUSUKAN – Mendekati hari raya idul adha menjadi ladang panen cuan bagi para peternak sapi. Tak terkecuali para peternak sapi jumbo. Meskipun dengan harga yang cukup tinggi, sapi jumbo saat ini juga diminati sebagai hewan untuk kurban.

Hal itu salah seorang peternak sapi asal Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rizki Amin. Diakuinya, peminat sapi jumbo jenis limosin dan simental untuk kebutuhan kurban meningkat terus setiap tahun. Bahkan pembeli ada yang dari negara Malaysia.

“Kalau pembeli di sini biasanya para pengusaha, atau kelas manajer dan direktur di perusahaan gitu. Tahun ini ada pembeli dari Malaysia tapi untuk kurban di sini (Indonesia). Banyak pembeli itu biasa dari Jabodetabek dan Jawa Tengah khususnya Tegal dan Pekalongan juga banyak,” beber Amin saat di kandang pedalaman miliknya.

Dikatakan, saat ini stok sapi jumbo miliknya sebagian besar sudah terjual. Sebab ia mulai menjual sapi untuk kurban sejak setalah puasa. Sehingga banyak pembeli yang langsung memesannya.

“Pesannya sudah lama. Jadi kita kasih harga plus kita rawat sampai mendekati iduladha, baru kita kirim ke pembeli. Harga saat beli itu sudah termasuk perawatan sampai dengan pengiriman,” terang dia.

Amin menyebut, saat ini di kadang miliknya terdapat berbagai jenis sapi. Namun paling banyak diminati adalah sapi jenis limosin dan simental. Sebab sapi tersebut jenis sapi paling bagus kualitas dagingnya. Untuk harga mulai dari Rp 24 juta sampai dengan ratusan juta.

Diakuinya, untuk pemasaran dirinya banyak menggunakan media sosial. Bahkan sering kali pembeli pesan hanya lewat media sosial atau WhatsApp. Selain itu, ia juga banyak menggunakan jaringan pertemanan untuk menjual sapi-sapi untuk kurban.

“Kita mainnya di media sosial. Kita lihatin sapi yang dinginkan pembeli. Jadi tak perlu datang ke sini. Kami juga ada jaminan jika sapi mati sebelum dikirim bisa diganti atau transaksi ulang,” tandasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]