KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Nyoblos di TPS 03, Sri Wahyuni Sebut “Kami Masih Ada”

Nyoblos di TPS 03, Sri Wahyuni Sebut “Kami Masih Ada”

Nyoblos di TPS 03, Sri Wahyuni Sebut “Kami Masih Ada”

Foto Arief Rasika
Sri Wahyuni (baju putih) Bersama keluarga sesaat sebelum memberikan hak suaranya

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Calon wakil walikota Salatiga nomor urut 2, Sri Wahyuni mencoblos di TPS 3 RT 02 RW 03, Kauman Kidul, Rabu (27/11/2024). Sri Wahyuni terlihat mencoblos didampingi suami dan 2 anaknya.

Dengan mengenakan kemeja warna putih,
Kemunculan Sri Wahyuni di TPS setempat mendapat sambutan hangat dari para tetangga dan pendukungnya. Hal ini sekaligus menepis isu bahwa pasangan calon nomor urut 2 “melempar handuk” alias menyerah seperti yang sempat ramai menjadi pembicaraan masyarakat Salatiga.

“Hari ini saya menggunakan hak pilih saya bersama suami dan anak saya. Kami bersyukur sudah bisa sampai ke tahap seperti sekarang ini,” terang Yuni.

Mbak Yuni (panggilan akrab Sri Wahyuni) juga menepis isu bahwa pihaknya menyerah sebelum hari pencoblosan. Yuni juga sempat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak seperti PKB Salatiga, para ulama, relawan dan pendukungnya.

“Kami masih optimistis dan sudah berusaha memberikan yang terbaik. Siapapun nanti yang menang, semuanya adalah yang terbaik untuk warga Salatiga,” ungkap Yuni.

Saat disinggung perihal komunikasi dengan calon walikota, Juan Rama, Yuni mengaku hingga hari ini masih terus berkomunikasi. Bahkan, kata dia, pada Selasa malam dirinya dan Juan Rama menggelar pertemuan dengan sejumlah relawan di rumahnya di Kauman Kidul.

“Semalam sampai larut kami bersama relawan dan pendukung. Hari ini, rencana siang nanti kami bertemu di rumah saya untuk bersama memantau perkembangan penghitungan suara,” pungkas Yuni.

– Suasana saat pencoblosan
– Sri Wahyuni saat diwawancarai Rasika

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]