KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bawaslu Jateng Ketat Awasi Pengadaan Logistik Pemilu 2024

Bawaslu Jateng Ketat Awasi Pengadaan Logistik Pemilu 2024

Bawaslu Jateng Ketat Awasi Pengadaan Logistik Pemilu 2024

Bawaslu Provinsi Jawa Tengah memberikan sorotan serius terhadap pengadaan dan distribusi logistik Pemilu 2024. Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Rofiuddin, menegaskan bahwa kelancaran pemungutan suara pada 14 Februari 2024 bergantung pada ketepatan pengadaan logistik. Dengan kampanye yang berlangsung singkat selama 75 hari, pengawasan ketat dilakukan dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk memastikan bahwa setiap tahapan pengadaan, seperti pencetakan kotak suara dan distribusi surat suara, berjalan sesuai ketentuan
Foto: Dok./IST
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah mengawasi secara serius dan ketat dalam proses pengadaan dan distribusi logistik Pemilu 2024.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah dengan serius mengawasi proses pengadaan dan distribusi logistik Pemilu 2024. Dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, pengawas pemilu secara ketat memantau tahap-tahap krusial dalam memastikan kelancaran pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Rofiuddin, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jawa Tengah, menekankan urgensi logistik Pemilu. Pemungutan suara yang dijadwalkan pada 14 Februari 2024 tidak dapat berjalan tanpa kelengkapan logistik yang sesuai. Para pengawas pemilu di Jawa Tengah bekerja keras untuk memastikan bahwa pengadaan dan distribusi logistik berjalan sesuai ketentuan.

“Berbagai perlengkapan pemungutan suara harus benar-benar ada sesuai ketentuan. Untuk itu, para pengawas Pemilu di Jawa Tengah bekerja keras terus mengawasi pengadaan dan distribusi logistik,” terang Rofiuddin, Jumat (1/12/2023).

Pemilu kali ini diwarnai dengan tahapan kampanye yang hanya berlangsung selama 75 hari, membuat proses pengadaan logistik menjadi lebih singkat. Tantangan semakin bertambah dengan kondisi musim hujan yang berlangsung hingga Februari 2024. KPU, sebagai penyelenggara Pemilu, diimbau untuk terus merencanakan dan melaksanakan pengadaan logistik dengan baik, memastikan kecukupan perlengkapan pemilu.

Saat ini, proses pengadaan logistik masih berlangsung. Perlengkapan seperti kotak suara, bilik suara, tinta, dan kabel ties telah dicetak dan didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota. Surat suara untuk Pemilu 2024 juga sudah diterima beberapa daerah, dan pencetakan akan terus berlanjut. Distribusi ke kabupaten/kota dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Januari 2024.

Pengawasan Ketat oleh Bawaslu

Para pengawas pemilu terus melakukan pengawasan secara langsung ke perusahaan/penyedia/pemenang lelang. Mereka memantau proses distribusi di gudang KPU kabupaten/kota, melakukan pengecekan kualitas dan standar logistik, serta memberikan imbauan dan saran perbaikan untuk mencegah potensi masalah. Bawaslu kabupaten/kota juga turut aktif dalam langkah-langkah preventif untuk memastikan integritas proses pemilu.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]