KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Masuki Masa Tenang Pilkada, Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Salatiga

Masuki Masa Tenang Pilkada, Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Salatiga

Masuki Masa Tenang Pilkada, Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Salatiga

Ketua Bawaslu Salatiga bersama tim gabungan sesaat sebelum pembersihan APK oleh tim gabungan di Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Memasuki masa tenang Pilkada Serentak 2024, tim gabungan dari KPU, Bawaslu, Stapol PP, TNI, dan Polri melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK) diwilayah Salatiga. Minggu 24 November 2024.

Pembersihan APK yang terpasang ini dibersihkan dimulai dari wilayah perkotaan dan sekitarnya lalu berlanjut ke semua wilayah hingga di kelurahan.

Ketua Bawaslu kota Salatiga Djayusman Yunus mengatakan, selain tim gabungan, pembersihan APK juga diikuti para petugas KPPS.

“Pasca dibersihan ribuan APK akan diarahkan ke TPA Ngronggo karena bisa dimanfaatkan untuk pengepul kayu atau untuk kandang dan MMT bisa lebih bermanfaat” ujar Djayusman.

Menurut Djayusman ada juga inisiatip anggota PPK yang melepas sendiri secara manual kemudian diberikan dipinggir jalan untuk diambil tim dan dimasukkan ke dalam truck.

Senada dengan Ketua Bawaslu, Wahyu Budi Utomo Anggota KPU Kota Salatiga menambahkan dalam masa tenang ini agenda KPU adalah memantau penertiban APK, yang secara serentak dilakukan oleh teman teman Bawaslu diwilayah kecamatan dan lingkungan. “Dalam masa tenang ini juga berlangsung distribusi surat suara dari gudang akan menuju ke kelurahan yang dilakukan Senin tanggal 25 november ini” ujarnya.

Pantauan Rasika FM semua alat peraga kampanye dilakukan baik yang berbayar maupun tidak termasuk milik paslon yang belum diturunkan tak luput dari sasaran pembersihan

Ketua Bawaslu kota Salatiga Djayusman Yunus saat diwawancarai media

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px