KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Calon Wawali Salatiga Sri Wahyuni Menilai Stunting Harus di Urai dari Hulu sampai Hilir

Calon Wawali Salatiga Sri Wahyuni Menilai Stunting Harus di Urai dari Hulu sampai Hilir

Calon Wawali Salatiga Sri Wahyuni Menilai Stunting Harus di Urai dari Hulu sampai Hilir

Sri Wahyuni saat diwawancarai Rasika

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Moment Pilkada Salatiga 2024 melibatkan 2 calon perempuan yang keduanya merupakan calon wakil wali kota. Keduanya Nina Agustin nomer urut 1 dan Sri Wahyuni nomor urut 2.

Kedua calon perempuan ini sama-sama mengusung isu tentang perlindungan terhadap perempuan dan kiat-kiat penanganan stunting di wilayah Kota Salatiga.

Dalam wawancara eklusif dengan Rasika FM, Sri Wahyuni, ditemui di rumahnya, Kamis (21/11) siang mengatakan, dirinya memiliki komitmen terhadap perlindungan perempuan. Yuni menjelaskan, bahwa perempuan sampai saat ini masih rawan terhadap kekerasan.

“Kami memiliki program untuk mengoptimalkan lembaga-lembaga yang peduil terhadap kepentingan perempuan. Di Salatiga juga ada perguruan tinggi yang bisa diajak kerjasama dalam pendampingan hukum maupun psikis jika ada perseoalan yang dihadapi oleh kaum perempuan,” jelasnya.

Saat ditanya terkait penanganan stunting, Yuni mengatakan bahwa persoalan stunting harus disikapi dari hulu sampai hilir. Menurutnya, sejak masa pra nikah harus ada pemahaman bagi calon pasangan terkait dengan potensi stunting.

“Beri penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan calon pasangan. Informasi terhadap asupan gizi kepada anak juga harus diberikan sejak pra nikah,” pungkas Yuni.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]