KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ditpolairud Polda Jateng Kukuhkan Ratusan Relawan Arnavat di Pantai Tirang Semarang

Ditpolairud Polda Jateng Kukuhkan Ratusan Relawan Arnavat di Pantai Tirang Semarang

Ditpolairud Polda Jateng Kukuhkan Ratusan Relawan Arnavat di Pantai Tirang Semarang

SEMARANG – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jateng menggelar Pengukuhan ratusan personel Relawan SAR Arnavat di Pantai Tirang, Kota Semarang pada Sabtu, (3/8/2022).

Kegiatan pengukuhan dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Jateng, Kombes Pol Hariyadi didampingi Kepala Kantor SAR Jateng, Heru Suhartanto. Dalam sambutannya, Dirpolairud mengucap terimakasih apresiasi kepada relawan yang telah bergabung dengan Tim SAR Arnavat.

Ia menerangakan, Tim dan Relawan SAR Arnavat dibentuk oleh Ditpolairud Polda Jateng dengan bekerjasama Kantor SAR Jawa Tengah sebagai aksi cepat tanggap darurat bencana dan kecelakaan perairan di Jawa Tengah.

“Sebanyak 150 orang anggota tim dan relawan yang dikukuhkan hari ini berasal masyarakat sekitar yang telah dilatih dan memiliki sertifikasi serta kualifikasi SAR,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, Tim SAR Arnavat kini telah dilengkapi dengan berbagai macam peralatan mulai perlengkapan selam hingga alat deteksi sonar bawah laut untuk mencari korban tenggelam. Dirinya juga memerintahkan para Kasatpolair di jajaran untuk segera membentuk tim serupa di wilayahnya.

Tak lupa dirinya juga berpesan agar para relawan terus berlatih untuk mengasah kemampuan yang telah dimilikinya tersebut. “Selalu siap siaga dalam merespon segala bentuk kejadian di wilayahnya serta selalu menolong masyrakat dan memberikian pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Hariyadi juga memimpin kegiatan penanaman pohon cemara di sekitar pesisir Pantai Tirang serta menyaksikan peragaan penanganan kejadian orang tenggelam yang dilakukan oleh Tim dan Relawan Arnavat. Usai kegiatan dilanjutkan dengan gelaran panggung hiburan rakyat yang turut dinimati oleh para pengunjung dan masyarakat di sekitar Pantai Tirang.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]