KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gandeng TNI-POLRI, Rutan Salatiga Lakukan Razia Hunian “Warga Binaan Nihil Narkoba”

Gandeng TNI-POLRI, Rutan Salatiga Lakukan Razia Hunian “Warga Binaan Nihil Narkoba”

Gandeng TNI-POLRI, Rutan Salatiga Lakukan Razia Hunian “Warga Binaan Nihil Narkoba”

Langkah deteksi dini gangguan keamanan ketertiban di Rutan Salatiga, gandeng TNI Polri melakukan razia gabungan. Dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Guna Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, Kepala Rutan Kelas IIB Salatiga beserta jajaran lakukan penggeledahan terhadap warga binaan dan kamar hunian pada Jumat malam (27/10/2023).sekitar pukul 20.00.

Dalam siaran persnya, Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan kegiatan ini merupakan langkah mengantisipasi dan deteksi dini gangguan keamanan ketertiban di Rutan Salatiga.

“Langkah deteksi dini gangguan keamanan ketertiban di Rutan Salatiga, kami lakukan razia gabungan bersama jajaran TNI-POLRI dari Polsek Sidorejo dan Koramil Salatiga,” ujarnya.

Petugas menyusuri seluruh blok hunian dan lingkungan untuk dilakukan pengecekan dan penggeledahan.

Andri menjelaskan kegiatan ini sekaligus menjaga kondusifitas keamanan Rutan Salatiga serta menjadi langkah untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkoba dan meningkatkan sinergitas dengan aparat penegak hukum sebagai momentum untuk mewujudkan Pemasyarakatan Maju.

“Kegiatan ini sekaligus untuk menjaga kondusifitas keamanan Rutan Salatiga serta menjadi langkah untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkoba dan meningkatkan sinergitas dengan aparat penegak hukum sebagai momentum untuk mewujudkan Pemasyarakatan Maju seperti perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kesatuan Keamanan Rutan Salatiga, Kumroji menambahkan selain kegiatan razia juga di lakukan pengecekan tes urine untuk mengantisipasi adanya penggunaan narkoba.

“Selain razia, kami lakukan tes urin pada 50 warga binaan untuk mencegah adanya penggunaan narkoba,” tambahnya.

Setelah kegiatan Kumroji mengapresiasi seluruh warga binaan yang terus menjaga keamanan dan patuh selama menjalani pidana di Rutan Salatiga.

“Hasil yang sangat baik untuk kami, tidak ada barang terlarang seperti handphone, narkoba, senjata tajam, kami apresiasi dan terimakasih pada seluruh warga binaan yang sudah tertib dan patuh,” pungkasnya.

Selain melakukan penggeledahan dan tes urine, Rutan Salatiga juga melakukan preventif melalui pelaksanaan penyuluhan terkait Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan sosialisasi terkait tata tertib maupun hak kewajiban warga binaan.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano saat berikan keterangan media

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]