KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hadirkan Rekam Jejak Pengawas Pemilu, Bawaslu Kabupaten Semarang Luncurkan Buku

Hadirkan Rekam Jejak Pengawas Pemilu, Bawaslu Kabupaten Semarang Luncurkan Buku

Hadirkan Rekam Jejak Pengawas Pemilu, Bawaslu Kabupaten Semarang Luncurkan Buku

UNGARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang meluncurkan sebuah buku berjudul Jejak Pengawas Pemilu Kabupaten Semarang Tahun 2004-2023 baru-baru ini. Di dalam buku itu terangkum perjalanan pengawas pemilu di Bumi Serasi, terutama dinamika penyelesaian sengketa pemilu yang terjadi.

M. Talkhis Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang dalam sambutannya mengungkapkan penyusunan buku jejak pengawas ini merupakan pekerjaan yang luar biasa yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

“Harapannya Bawaslu di seluruh kabupaten/ kota ada buku sejarah pengawas yang mampu mengungkap adanya peristiwa-peristiwa menarik saat itu,” jelasnya dalam kegiatan rapat koordinasi media dan stakeholder sekaligus launching buku Jejak Pengawas Pemilu Kabupaten Semarang Tahun 2004-2023 di aula kantor Bawaslu Kabupaten Semarang baru-baru ini.

Rofiudin anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menyampaikan pemilu di Indonesia memiliki sejarah yang panjang, demikian juga dengan sejarah pengawasnya. Atas hal itu pihaknya bersama Bawaslu kabupaten/kota tidak menginginkan sejarah itu ikut terkubur.

“Buku ini menjadi catatan yang sangat penting karena berhasil mengungkap sejarah pengawas pemilu sebelum-sebelumnya,” terangnya.

Agus Riyanto anggota Bawaslu Kabupaten Semarang yang juga editor buku menyampaikan tantangan dan kendala dalam penyusunan buku, salah satunya adalah tidak adanya arsip yang tersimpan.

“Utamanya pada pengawas adhoc yang memang dahulu dibentuk kemudian setelah selesai dibubarkan sehingga kesulitan dalam mendapatkan data yang valid,” tuturnya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang periode 2004-2009 Nuswantoro Dwiwarno mengatakan buku ini layak dibaca karena menyajikan data dan fakta yang dialami anggota pengawas pemilu pada saat itu.

“Tentu belum lengkap, masih ada kekurangan. Tapi paling tidak, buku menarik untuk dibaca, apalagi dengan minimnya literasi sejarah pengawas pemilu,” jelasnya.

Ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Semarang (FKWKS) Aditya Bayu mengungkapkan dengan adanya buku ini mampu menjawab bahwa Keberadaan Bawaslu dalam pemilu sangat penting.

“Buku ini menjadi bahan pembelajaran politik bagi masyarakat, Buku ini juga dilengkapi dengan foto-foto sejarah sehingga pembaca bisa merasakan atmosfer saat itu,” katanya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]