KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Indigofera, Alternatif Kemandirian Peternak Ikan Wilayah Tingkir Lor

Indigofera, Alternatif Kemandirian Peternak Ikan Wilayah Tingkir Lor

Indigofera, Alternatif Kemandirian Peternak Ikan Wilayah Tingkir Lor

HBF lakukan kegiatan tanam bibit pakan ternak indigofera, hal ini sebagai upaya untuk menekan biaya produksi kelompok ternak ikan di Tingkir Lor, Kota Salatiga. Kegiatan ini bermula dari obrolan team Hartoko Budhiono Foundation HBF dengan tokoh masyarakat dan kelompok ternak ikan. Pasalnya wilayah tersebut mempunyai potensi besar untuk budidaya ikan, hanya saja sampai saat ini pola budidaya ikan yang dilakukan untuk pakan ikan masih tergantung pabrikan.

Dengan kegiatan ini, besar harapan dari HBF dan warga mampu menjadi pakan alternatif dan mampu menekan biaya produksi, sehingga dengan biaya produksi yang dapat ditekan, warga masih memperoleh keuntungan yang lebih, dibanding sebelumnya. “dari Disinilah semangat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud seperti cita-cita Hartoko Budhiono Foundation” Ujar Syukur Fahruddin Ketua HBF.

Nur azis Tokoh Masyarakat Tingkir Lor, Kota Salatiga, mengatakan jika Selama ini dalam budidaya ikan masih menggunakan pelet, apabila menggunakan pelet secara terus menerus penggunaan biaya produksinya terlalu mahal, sehingga keuntungan dari budidaya ikan sedikit.

Harapanya dengan menanam bibit indigofera dari Hartoko Budhiono Foundation dapat menekan biaya produksi, selain itu juga dapat belajar budidaya indigofera, sekali lagi terimakasih kepada Hartoko Budhiono Foundation atas pemberian bibit indigofera.

Kegiatan berbagi bibit indigofera ini juga diikuti beberapa organisasi daerah Kota Salatiga seperti PCNU Salatiga, BEM STIE AMA, BaraJP Kota Salatiga, Teater Getar, SMUD Salatiga, SKY Kota Salatiga. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Salatiga.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang memperpanjang pendaftaran seleksi terbuka tiga jabatan kepala OPD hingga 14 November 2026 karena jumlah pelamar belum memenuhi batas minimal empat orang. Ketiga posisi tersebut yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Pangan, serta Kepala Bapperida. Sementara itu, enam jabatan lainnya masih menjalani evaluasi persyaratan administrasi.
Tiga Jabatan Kepala OPD Kabupaten Semarang Sepi Peminat, Seleksi Terbuka Diperpanjang hingga 14 November
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]