KABAR RASIKA

Jawa Tengah Raih TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2025, BI Beri Apresiasi kepada 15 Mitra Strategis

Jawa Tengah Raih TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2025, BI Beri Apresiasi kepada 15 Mitra Strategis

Jawa Tengah Raih TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2025, BI Beri Apresiasi kepada 15 Mitra Strategis

Plh KPwBI Nita Rachmenia memberikan penghargaan

105.6FM Semarang – Bank Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada para mitra strategis yang dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pelaksanaan kebijakan BI. Pada Program Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan sebagai TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2025 untuk kawasan Jawa–Bali.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfie, dalam acara PTBI yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jumat (28/11/2025).

Selain penghargaan tingkat nasional, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah juga memberikan apresiasi kepada sejumlah mitra strategis yang selama ini berkontribusi dalam berbagai program BI. Plh Kepala Perwakilan BI Jateng, Nita Rachmenia, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah, lembaga keuangan, penyedia jasa pembayaran (PJP), penyelenggara jasa pengelolaan uang rupiah (PJPUR), komunitas, media, hingga pelaku usaha termasuk UMKM.

Para mitra dinilai berperan aktif dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan, memperkuat ekosistem pembayaran, mendorong pengembangan UMKM, memajukan ekonomi keuangan syariah, serta mendukung program strategis BI di Jawa Tengah.

Bank Indonesia memberikan apresiasi kepada mitra strategis pada PTBI 2025. Jawa Tengah meraih penghargaan TPID Berkinerja Terbaik Jawa–Bali yang diterima Gubernur Ahmad Lutfie di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (28/11/2025), atas sinergi pengendalian inflasi, stabilitas ekonomi, dan penguatan UMKM.
Penerima Apresiasi Bank Indonesia Jawa Tdngah

Daftar 15 Penerima Apresiasi Bank Indonesia Jawa Tengah 2025

  1. Pesantren Pendukung Ekonomi Sirkular Terbaik 2025 – Ponpes Fadhlul Fadhlan
  2. UMKM Berkinerja Terbaik 2025 – Koperasi Semedo Manise Sejahtera, Banyumas
  3. Mitra Pendukung Literasi Terbaik 2025 – Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang
  4. Bank Terbaik dalam Pelaporan Klarifikasi Uang Diragukan Keasliannya 2025 – BCA KCU Slamet Riyadi
  5. Bank Terbaik dalam Pelaporan BISILK 2025 – Bank OCBC NISP Purwokerto
  6. Bank Terbaik dalam Penyetoran dan Penarikan di BI 2025 – Bank Mandiri KC AR Hakim Tegal
  7. KUPVA BB Terbaik Provinsi Jawa Tengah 2025 – Berkah Artha Kencana
  8. PJP LR Terbaik Provinsi Jawa Tengah 2025 – PT Sinergi Transaksi Teknologi Indonesia
  9. Komunitas Terbaik dalam Sinergi Edukasi CBP Rupiah 2025 – MGMP IPS Kota Semarang
  10. Implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) Terbaik 2025 – Pemerintah Kabupaten Karanganyar
  11. Mitra Akselerasi Ekosistem Digital Jateng Terbaik 2025 – Bank Mandiri Kanwil Jawa Tengah & DIY
  12. Mitra Pendukung Asesmen Ekonomi Terbaik 2025 – Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah
  13. Mitra Pengembangan Ekonomi Sisi Lapangan Usaha Terbaik 2025 – PT Goldensnack Mas Sejahtera
  14. Realisasi Transaksi Pendapatan Daerah QRIS Terbaik 2025 – Pemerintah Kota Salatiga
  15. Mitra Pengembangan Ekonomi Sisi Permintaan Terbaik 2025 – KEK Industropolis Batang

Dengan adanya apresiasi ini, Bank Indonesia berharap sinergi antara BI dan seluruh mitra strategis semakin kuat, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang sehat dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]