KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Komplotan Spesialis Bobol Kantor Di Wilayah Jateng Dibekuk, Total Kerugian Korban Rp. 1,2 Milyar

Komplotan Spesialis Bobol Kantor Di Wilayah Jateng Dibekuk, Total Kerugian Korban Rp. 1,2 Milyar

Komplotan Spesialis Bobol Kantor Di Wilayah Jateng Dibekuk, Total Kerugian Korban Rp. 1,2 Milyar

SEMARANG – Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng berhasil membekuk komplotan perampokan spesialis pembobol kantor yang terjadi di empat wilayah Jawa Tengah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirrkrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya berhasil mengamankan lima tersangka diantaranya SAAY, MAT, AST, DR, S, dan IM.

Total kerugian yang dialami oleh para korban akibat aksi kejahatan yang dilakukan oleh para tersangka yaitu
Rp.1.263.676.000 atau satu milyar dua ratus enam puluh tiga juta enam ratus tujuh puluh enam ribu rupiah.

“Sementara lima orang lainnya, berinisial IW Makassar, BG Bekasi, AN Ngawi, MD Jakarta dan HN Bekasi masih dalam dalam daftar pencarian orang,” ujarnya saat rilis kasus di Mapolda Jateng, Jumat (26/11/2021).

Djuhandani mengatakan, pengungkapan ini didasari setelah adanya tiga laporan polisi dan satu aduan terkait perampokan yang dilakukan para tersangka.

“Dimana LPnya (laporan polisi) ada di Ngadirejo Kabupaten Temanggung lalu Gringsing Kabupaten Batang dan Polres Kendal,” tuturnya.

Djuhandani menerangkan, dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku sudah melakukan aksi perampokan itu sebanyak empat kali di beberapa wilayah Jawa Tengah. Dia menyebut, aksi itu dilakukan dalam kurun waktu bulan Maret 2020 hingga November 2021 atau selama 21 bulan.

Aksi pertama terjadi di Kantor PT CJ Cheiljedang, Surodadi, Kabupaten Batang dengan cara mencongkel atau merusak jendela dengan berhasi membawa uang tunai sekitar Rp. 275 juta. Aksi kedua di Kantor PT Green Fashion Indonesia, Bawen dengan cara merusak pintu dan berhasil membawa uang tunai Rp. 320 juta.

Selanjutnya terjadi di Kantor PT Nesia Pan Pacific Clothing (PT NPC) Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri berhasil membawa uang tunai total sekitar Rp 380 juta dan yang terakhir dilakukan di Kantor PTPN IX Kebun Merbuh turut Ds Trayu, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal dengan berhasil membawa uang tunai total sekitar Rp. 288,67 juta.

“Kelompok ini sudah beroperasi dibeberapa tempat. Namun kita juga masih pendalaman disamping ada lokasi lain yang sedang kita dalami dan berkoordinasi dengan Polda lain seperti Polda Jabar, Jatim serta Polda DIY,” ucapnya.

Djuhandani menerangkan, modus yang digunakan para pelaku yaitu mencari kantor-kantor yang minim pengawasan dan pengamanan serta diperkirakan memiliki brankas. Kemudian setelah menetapkan target, para pelaku merencanakan aksi pencurian lalu mengambil brankas secara paksa.

“Jadi pelaku sudah memantau tergetnya dahulu. Aksinya dilakukan pada malam hari dengan durasi 1,5 jam,” pungkasnya.

Saat ini para tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polda Jateng untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dapat dijerat Pasal 363 Ayat (1) kee 4 dan 5 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

“Saat ini uang yang tersisa dari perampokan tinggal Rp. 53 juta sekian,” tutupnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]