KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Konsisten Cetak Atlet Berprestasi, Great Warrior Club Ungaran Raih 28 Medali di POPDA 2026

Konsisten Cetak Atlet Berprestasi, Great Warrior Club Ungaran Raih 28 Medali di POPDA 2026

Konsisten Cetak Atlet Berprestasi, Great Warrior Club Ungaran Raih 28 Medali di POPDA 2026

UNGARAN – Great Warrior Club Kabupaten Semarang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu klub pembinaan olahraga pelajar berprestasi di Kabupaten Semarang. Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Kabupaten Semarang 2026, klub ini sukses mengoleksi 28 medali dari dua cabang olahraga yang diikuti, yakni karate dan renang.

POPDA Kabupaten Semarang merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang. Kejuaraan ini menjadi bagian dari program pembinaan prestasi jangka panjang sekaligus ajang seleksi atlet pelajar terbaik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK sederajat.

Sebagai klub yang aktif melakukan pembinaan atlet usia dini, Great Warrior Club secara konsisten mengirimkan atlet-atlet terbaiknya untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Pada POPDA 2026, atlet binaan Great Warrior Club turun di dua cabang olahraga, yakni karate dan renang, dengan hasil yang signifikan.

Cabang Karate Sumbang Tujuh Medali

Cabang olahraga karate digelar pada Senin (2/2/2026) di GOR Tenis Indoor Kompleks Stadion Pandanaran, Wuji, Ungaran. Atlet-atlet Great Warrior Club yang diturunkan merupakan hasil seleksi berjenjang, baik dari tingkat kecamatan maupun seleksi internal sekolah.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, para karateka Great Warrior Club mampu tampil maksimal di nomor kata dan kumite. Dari cabang olahraga ini, Great Warrior Club berhasil mengamankan empat medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan program pembinaan karate yang dijalankan secara konsisten oleh Great Warrior Karate Dojo (GWKD), terutama dalam menyiapkan atlet sejak usia pelajar.

Atlet Renang Dominasi Perolehan Medali

Prestasi lebih besar ditorehkan atlet-atlet Great Warrior Club pada cabang olahraga renang. Perlombaan renang POPDA Kabupaten Semarang 2026 dilaksanakan di Kolam Renang Singampon, Ungaran, pada Selasa (3/2/2026).

Pada ajang ini, atlet renang Great Warrior Club tampil dominan dan berhasil meraih 21 medali, terdiri dari tiga medali emas, sembilan medali perak, dan sembilan medali perunggu dari berbagai nomor dan kategori.

Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan performa yang signifikan, sekaligus menegaskan kekuatan Great Warrior Club pada cabang olahraga renang di tingkat pelajar Kabupaten Semarang.

Pelatih Apresiasi Kerja Keras Atlet

Head Coach Great Warrior Swimming Club (GWSC), Hero Ardhi Nugroho, menyampaikan bahwa raihan medali tersebut merupakan hasil dari proses latihan panjang yang dijalani atlet secara disiplin dan berkelanjutan.

“Prestasi ini merupakan buah dari ketekunan atlet dalam menjalani latihan. Semangat Great, Fast, Champion yang menjadi slogan klub mampu memotivasi atlet untuk memberikan performa terbaik saat bertanding,” ujar Hero saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, pelatih Great Warrior Karate Dojo (GWKD), Zulfikar Wahid Asari, menilai keberhasilan para karateka binaannya tidak terlepas dari dedikasi atlet serta dukungan orang tua dalam proses pembinaan.

“Kami mengapresiasi perjuangan seluruh karateka yang telah bertanding dengan maksimal. Terima kasih juga kepada orang tua atau wali atlet yang terus berkolaborasi dalam mendukung pembinaan prestasi,” katanya.

Bukti Konsistensi Pembinaan Prestasi

Raihan 28 medali pada POPDA Kabupaten Semarang 2026 menjadi indikator positif atas keseriusan Great Warrior Club Kabupaten Semarang dalam menjalankan pembinaan prestasi atlet pelajar secara berkelanjutan. Peningkatan capaian dibandingkan tahun sebelumnyamenunjukkan bahwa program latihan yang diterapkan berjalan efektif. (ben)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
[pekok2]