KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa

Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa

Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa

SEMARANG – Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita antusias melihat kaum milenial para mahasiswa asal Lampung membatik di Kampung Djadoel Semarang.

Bukan sembarangan motif yang dicanting, dua motif batik beda daerah disatukan dalam satu desain pada kain sepanjang 12 meter.

Yakni kolaborasi motif Lampung yang khas dengan simbiol seperti gajah dan pucuk rebung, berpadu padan dengan motif asem Semarangan.

Ada sebanyak 50 an mahasiswa asal Lampung yang kuliah pada sejumlah perguruan tinggi di Kota Semarang terlibat dalam membatik kolaborasi dua motif daerah tersebut.

“Ini luar biasa kombinasi batik antara kain tapis lampung dengan batik asem semarangan,” katanya, Minggu 3 Oktober 2021.

Kombinasi motif batik lampung dengan semarangan dinilai Mbak Ita menjadi sebuah permulaaan bagaimana menciptakan multi batik dalam satu desain motif.

“Sekali lagi ini luar biasa, dan ini bermula di Kampung Djadoel Semarang antara motif Lampung dengan Semarangan,” katanya.

Lahirnya multi batik ini juga membuktikan jika program yang digagas Pemkot Semarang sejak lima tahun lalu dengan kampung tematik berjalan sukses.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]