KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa

Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa

Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa

Pada Kampung Djadoel, kata Mbak Ita, dulunya adalah sebuah kampung yang kumuh dan langganan banjir.

Cikal bakal sebagai kampung batik saat itu suda ada namun belum memiliki ciri khas yakni produksi khas Semarangan.

“Dulu lima tahun saya lihat, namanya kampung batik Semarang, tapi hanya jual produk saja, itu juga batik solo dan pekalongan. Sekarang sudah ada pembatiknya dan jual batik khas Semarangan,” katanya.

Pihaknya juga terus memberikan dorongan berupa pelatihan secara berkelanjutan bagi para pembatik Semarangan.

Terbaru, dengan pelatihan batik Semarangan di Gedung Sobokarti, yang bisa diikuti siapa saja yang ingin belajar dan tahu lebih tentang batik.

“Itu peserta milenial semua, jadi bagaimana batik ini tidak terkikis jaman, dengan generasi muda sebagai penerus kedepannya,” katanya.

Nanang Suwidyo (17), mahasiswa Lampung, mengaku senang dengan kolaborasi dua motif Lampung dan Semarangan.

Kegiatan ini kata dia, diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Pelajar Lampun di Semarang (Kamapala) bekerjasama dengan Kampung Dajdoel Semarang.

“Kita desain, lalu kita batik bersama para mahasiswa Lampung yang ada di Semarang, hasilnya nanti kita pajang di asrama,” katanya. *

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]