KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Minimarket di Bergas Disatroni Kawanan Perampok, Karyawan Ditusuk Punggung dan Lengannya

Minimarket di Bergas Disatroni Kawanan Perampok, Karyawan Ditusuk Punggung dan Lengannya

Minimarket di Bergas Disatroni Kawanan Perampok, Karyawan Ditusuk Punggung dan Lengannya

UNGARAN – Sebuah minimarket di kawasan Randugunting, Bergas, Kabupaten Semarang disatroni kawanan perampok, Kamis (16/6/2022) sekira pukul 02.00.

Diketahui, saat korban yang bernama Setyo Budi Pramono, warga Derekan, Pringapus, Kabupaten Semarang sedang berjaga toko sendirian. Kemudian datang salah seorang pelaku masuk ke toko dan memaksa korban untuk mengeluarkan uang. Kemudian korban diseret oleh pelaku ke depan kamar mandi.

Setelahnya, pelaku memanggil dua orang rekannya yang menunggu di luar. Korrban lalu dipegang tangannya dan dipaksa menunjukkan keberadaan brankas tempat penyimpanan uang. Korban yang berusaha berontak dan menolak ditusuk punggungnya dengan senjata tajam berupa sangkur sebanyak tiga kali. Tidak berhenti sampai disitu, korban juga dilukai bagian lengannya.

Saat posisi korban tersungkur, pelaku mengacak-acak laci meja kasir dan berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp7 juta, sebuah handphone dan sejumlah rokok.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Agil Widiyas Sampurna saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Sedang kami selidiki dan dalami,” ujarnya.

Sementara korban yang sempat menghubungi rekannya kemudian dilarikan ke RS Ken Saras untuk mendapatkan perawatan. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]