KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sat Reskrim Polres Salatiga Bekuk 9 Pelaku Pengeroyokan di Argomulyo

Sat Reskrim Polres Salatiga Bekuk 9 Pelaku Pengeroyokan di Argomulyo

Sat Reskrim Polres Salatiga Bekuk 9 Pelaku Pengeroyokan di Argomulyo

9 Tersangka pengeroyokan terhadap Faisal As’ari Wibowo dan Muhammad Agus akhirnya dibekuk Unit Resmob Sat Reskrim Polres Salatiga

[@]Perkara pengeroyokan yang terjadi pada hari Sabtu dinihari, 22 April 2023 pk 00.30 WIB di halaman parkir Indomaret Jl. Argowasis Argomulyo Salatiga. Akhirnya pelaku bisa tertangkap Kamis, 27/04/2023.

Korban pengeroyokan menimpa Faisal As’ari Wibowo warga Kalegan Dersansari Suruh dan Muhammad Agus beralamat Gumul Ngasinan, kabupaten Semarang.

Setelah mendapat laporan dari kedua korban, Sat Reskrim bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dengan berdasarkan keterangan saksi dan CCTV di sekitar lokasi kejadian. Hingga akhirnya Kamis tgl 27 April 2023, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Salatiga berhasil membekuk sembilan orang pelaku pengeroyokan, yang kesemuanya merupakan warga Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang.

Mereka VSA, EI, AZE, KA, BW, MAA, NC, BEA dan RR usia 19 tahun semuanya warga Getasan.

Kronologis kejadian berawal saat pelapor bersama teman temannya hendak menuju ke Zona cafe Kota Salatiga, karena masih tutup, pelapor berniat untuk pulang. Saat perjalanan pulang itulah mereka diteriaki rombongan dengan kata β€œ Woooi β€œ, hingga akhirnya perkelahian tak dapat dihindarkan.

Akibat kejadian tersebut Korban Faizal menderita pendaharan di dalam bibir bawah, mata sebelah kanan kiri lebam dan dada sebelah kiri dan mengalami sesak nafas, sedangkan Muhamad Agus mengalami lebam-lebam di tubuhnya.

β€œMelihat kejadian tersebut teman teman pelapor tidak berani melerai karena kalah jumlah. Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku meninggalkan kedua korban dan teman-temannya yang akhirnya menuju Rumah Sakit, bahkan Faisal harus menjalani opname / rawat inap di RSUD Salatiga” ujar Kasat Reskrim Polres AKP M. Arifin S.Sos, MH.

Dari pereistiwa terebut disita BB dari tangan para pelaku diantaranya 1 ( Satu ) Buah Helm Honda warna hitam dalam keadaan pecah, 1 ( Satu ) buah helm Scoopy yang digunakan oleh tersangka VSA, 1 ( Satu ) Potong Hoodie warna hitam dengan tali leher warna putih merk β€œAcover” yang digunakan oleh tersangka VSA , 1 ( Satu ) Potong Hoodie warna abu-abu motif loreng merk β€œRoughneck” yang digunakan oleh tersangka AZE

“Gerak cepat Sat Reskrim Polres Salatiga dalam melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap para pelaku sangat terbantukan dengan adanya rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, ditambah dengan ketengan para saksi sehingga mempermudah kinerja Sat Reskrim” tambah AKP Arifin.

Hingga Kini kesembilan tersangka telah ditahan di rutan Polres Salatiga, dan dijerat dengan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

Suasana saat 9 Tersangka pengeroyokan digiring ke Reskrim Polres Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7Β°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36Β°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]