KABAR RASIKA

Mukaromah Rasakan Manfaat Besar Program JKN

Mukaromah Rasakan Manfaat Besar Program JKN

Mukaromah Rasakan Manfaat Besar Program JKN

Foto: Dokumen

RASIKAFM.COM | KENDAL – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan oleh Mukaromah (45), warga Desa Jungsemi, Kabupaten Kendal, yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kangkung I.

Ibu rumah tangga tersebut datang ke puskesmas untuk memeriksakan kondisi kesehatannya karena sering mengalami kesemutan dan kram pada tangan. Ia mengaku, gejala serupa pernah dialaminya tahun lalu dan sempat membaik setelah mendapat obat dari dokter. Namun, beberapa hari terakhir keluhan tersebut kembali muncul sehingga dirinya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

“Seminggu ini saya sering merasa kesemutan dan kram di tangan. Karena khawatir, saya memilih memeriksakan diri lagi ke Puskesmas. Dokter juga menyarankan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya,” ujar Mukaromah.

Peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan iuran yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Kendal itu merasa sangat terbantu dengan adanya jaminan kesehatan. Baginya, Program JKN memberi ketenangan karena bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya besar.

“Alhamdulillah, saya merasa lebih tenang karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Suami saya juga lebih lega, apalagi sekarang sedang musim panen tembakau, jadi saya ingin tetap bisa membantu tanpa terbebani masalah kesehatan,” tuturnya.

Selain manfaat finansial, Mukaromah juga menilai pelayanan yang diberikan tenaga medis di Puskesmas Kangkung I sangat memuaskan. Ia mengaku tidak pernah mengalami diskriminasi, justru mendapat sambutan ramah serta pelayanan yang cepat dan optimal.

“Pelayanannya sangat baik, jarak dari rumah ke puskesmas juga dekat. Saya dan keluarga benar-benar merasakan manfaat dari adanya Program JKN ini,” tambahnya.

Mukaromah berharap program JKN dapat terus berjalan untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Ia melihat, bukan hanya dirinya, tetapi juga keluarga, tetangga, dan banyak warga lain sudah merasakan manfaat besar dari program ini.

“Program JKN benar-benar membantu masyarakat kecil seperti kami. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut dan semakin baik pelayanannya,” pungkas Mukaromah. (hrs-wd/am)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]