KABAR RASIKA

Pelayanan BPJS Kesehatan Kini Lebih Mudah, Terpadu di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo

Pelayanan BPJS Kesehatan Kini Lebih Mudah, Terpadu di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo

Pelayanan BPJS Kesehatan Kini Lebih Mudah, Terpadu di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo

Foto: Dok. BPJS

RASIKAFM – Warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, kini dapat menikmati pelayanan BPJS Kesehatan dengan jauh lebih mudah dan praktis. Sejak November 2024, BPJS Kesehatan resmi hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo, yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu lokasi.

Kepala BPJS Kesehatan Surakarta, Debbie Nianta Musigiasari, dalam Diskusi Media BPJS Kesehatan KedeputianWilayah VI di Gedung MPP Sukoharjo (19/5/2025) menjelaskan bahwa sejak pembukaan layanan di MPP, antusiasme masyarakat cukup tinggi, terutama dari peserta JKN. Rata-rata kunjungan harian mencapai 70 orang setiap harinya

“Semua layanan kami hadirkan di sini, mulai dari pendaftaran peserta baru, validasi data, informasi layanan, hingga penanganan keluhan,” ujar Debbie.

Keunggulan layanan di MPP adalah kemudahan koordinasi antar instansi. Misalnya, ketika ada peserta mengalami kendala pada validasi data NIK, mereka bisa langsung diarahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berada dalam satu gedung. Tak hanya itu, peserta baru juga dapat langsung melakukan pembayaran melalui bank yang tersedia di MPP, dan status kepesertaan dapat langsung diaktifkan.

“Dengan sistem terpadu ini, warga tidak perlu berpindah-pindah kantor. Semua layanan yang berkaitan dengan BPJS, Dukcapil, hingga Dinas Sosial tersedia di satu tempat,” tambah Debbie.

Foto: Dok. BPJS

Pelayanan BPJS Kesehatan di MPP dilakukan setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB, dengan empat petugas yang siap membantu masyarakat.

“Kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat dari kemudahan ini, karena satu lokasi sudah cukup untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi,” pungkasnya. (Hwb)

BACA JUGA :

Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Produk susu olahan Rumah Susu Indonesia di Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang, dipasok ke enam SPPG untuk menjadi menu tambahan Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk berbahan 100 persen susu murni tersebut dibagikan kepada siswa di sejumlah sekolah dan diproduksi dengan bahan baku dari koperasi peternak susu di wilayah Getasan.
Berdayakan Peternak Sapi Perah Lokal, Susu Jadi Pelengkap Menu Program MBG di Kabupaten Semarang
Produk susu olahan Rumah Susu Indonesia di Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang, dipasok ke enam SPPG untuk menjadi menu tambahan Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk berbahan 100 persen susu murni tersebut...
Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Keterjangkauan hunian di kawasan perkotaan tidak hanya ditentukan harga rumah, tetapi juga biaya mobilitas penghuninya. Integrasi perumahan dan transportasi umum diperlukan untuk mengatasi persoalan aksesibilitas,...
Sebanyak 868 hektare lahan dan hutan terbakar dalam 419 kejadian karhutla di Jawa Tengah pada 5 Juni hingga 20 September 2026. BPBD Jateng mencatat kejadian tersebut terjadi di 34 kabupaten/kota dengan kerugian sementara sekitar Rp3 miliar, yang sebagian besar diduga dipicu pembakaran lahan, semak, dan sampah.
868 Hektare Lahan di Jateng Terbakar, BPBD: Mayoritas karena Ulah Manusia
Sebanyak 868 hektare lahan dan hutan terbakar dalam 419 kejadian karhutla di Jawa Tengah pada 5 Juni hingga 20 September 2026. BPBD Jateng mencatat kejadian tersebut terjadi di 34 kabupaten/kota dengan...
Sebanyak 35 kucing jalanan dari wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, dikumpulkan pegiat untuk mengikuti sterilisasi dan vaksinasi rabies gratis di Dispertanikap Kabupaten Semarang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengendalian populasi kucing dan pencegahan rabies, dengan kucing dirawat hingga pulih sebelum dikembalikan ke lokasi semula.
Susuri Pasar hingga TPS, Pegiat Kucing Ungaran Selamatkan Puluhan Kucing Jalanan untuk Disterilkan dan Vaksinasi Anti Rabies
Sebanyak 35 kucing jalanan dari wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, dikumpulkan pegiat untuk mengikuti sterilisasi dan vaksinasi rabies gratis di Dispertanikap Kabupaten Semarang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan...
Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual reality dan board game tersebut dikembangkan untuk mengajarkan siswa menghadapi persoalan lingkungan sekaligus melatih kemampuan menganalisis masalah dan menentukan solusi.
Berkat Game Krisis Lingkungan, Santri Al Falah Salatiga Raih Emas WICE Malaysia
Siswa SMP RUQ Al Falah Salatiga meraih medali emas dalam World Invention Competition and Exhibition (WICE) di Selangor, Malaysia, Rabu (23/9/2026), melalui inovasi Virewaste. Game edukasi berbasis virtual...
Muat Lebih

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]