KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemural Cilik Grogi Saat Menggambar ditonton Ganjar

Pemural Cilik Grogi Saat Menggambar ditonton Ganjar

Pemural Cilik Grogi Saat Menggambar ditonton Ganjar

SEMARANG – Pemural cilik asal Surakarta, Fransisca Angelia Cinta (14), ini ternyata sangat mengidolakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia mengaku grogi saat Ganjar menemui dan menonton langsung pelajar SMPN 24 Surakarta itu menggambarkan mural dalam acara Bhayangkara Mural Festival 2021 di halaman Mapolda Jateng, Sabtu (30/10/2021).

Pemural cilik asal Surakarta, Fransisca Angelia Cinta (14) mengaku grogi saat Ganjar menemui dan menonton langsung pelajar SMPN 24 Surakarta dalam acara Bhayangkara Mural Festival 2021 di halaman Mapolda Jateng, Sabtu (30/10/2021).

“Grogi (dilihat Ganjar Pranowo), tetapi ia idola. Suka sama Pak Ganjar karena orangnya baik, ramah, dan lucu,” kata Angelia saat ditemui disela menggambar mural.

Saat itu Ganjar memang mendatangi satu persatu pemural yang mengikuti Bhayangkara Mural Festival 2021 di Mapolda Jateng. Begitu sampai di tempat Angelia, Ganjar sempat terkejut karena ternyata pemuralnya masih berusia 14 tahun. Dalam momen itu, Angelia menjelaskan konsep mural yang digambarnya dia atas tripleks itu.

“Ini saya kasih tema ‘Bersama Menjaga Indonesia’. Berhubung yang mengadakan Polri, maka Polri saya jadikan tokoh utama sama medis. Bareng-bareng jaga Indonesia. Itu saya bikin polisi bantu tenaga medis, m nyemprotkan disinfektan, terus ada tenaga medisnya bantuin masyarakat,” ujarnya.

“Ini ide saya sendiri setelah revisi sket berkali-kali,” lanjut Angelia yang menggambar mural sejak kelas VII SMP.

Angelia mengaku sering menggambarul mural berkali-kali di sekolahnya. Lalu mengikuti berbagai perlombaan mural di berbagai daerah. Hebatnya sering meraih juara di setiap event. Kehebatannya itu ternyata tidak datang seketika karena ia sudah hobi menggambar dan terus mendalaminya sejak TK.

“Otodidak, langsung senang saja, hobi dari hati. Biasanya gambar anime Jepang kalau di kanvas, kalau di tembok atau triplek gini pilih yang simpel. Kalau sudah lulus SMP mau masuk SMK khusus seni,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat mengapresiasi semangat Angelia. Terutama terkait keinginan meneruskan pendidikan di sekolah menengah kejuruan khusus seni. Pada usia yang masih muda itu sudah memiliki pandangan mengenai masa depannya.

“Ini kamu sendiri yang bikin? Bagus, sudah betul ini. Tidak hanya corat-coret saja tetapi sudah bisa menentukan ke depan mau ke mana,” ujar Ganjar saat melihat Angelia menggambar mural.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
[pekok2]