KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Lebaran

Polres Salatiga Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Lebaran

Polres Salatiga Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Lebaran

Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek di musnahkan Polres Salatiga di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, rabu 27.4.22.

miras tersebut disita dari sejumlah penjual minuman haram selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD).

Berbagai merek miras seperti anggur kolesom, anggur putih, vodka, wisky dan congyang serta ratusan liter arak atau tuak dan ciu dimusnahkan dengan menggunakan alat berat, secara simbolis dilaksanakan oleh Kapolres Salatiga bersama Walikota Salatiga dan jajaran Forkopimda Kota Salatiga serta Tokoh Agama Ketua FKUB Kota Salatiga

Kapolres Salatiga menegaskan jika miras tersebut merupakan hasil Operasi Cipta Kondisi dengan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Operasi Ketupat Candi 2022 dilaksanakan Polres Salatiga bersama jajarannya, “dari hasil operasi cipta kondisi Polres Salatiga dan Jajarannya berhasil menyita ribuan botol dan ratusan liter miras, selain itu juga ada barang bukti mesiu petasan yang akan kita musnahkan” , jelas Kapolres AKBP Indra Mardiana

Kapolres menambahkan minuman beralkohol atau minuman keras merupakan pemicu timbulnya kejahatan/kriminalitas maupun laka lantas, karena pengaruhnya dapat mengganggu saraf otak manusia, disamping itu juga merupakan pelanggaran norma baik dari sisi hukum negara maupun hukum agama, untuk itu Polres Salatiga bersama Pemerintah Daerah dan Instansi terkait berkomitmen untuk memberantas peredaran miras dan narkoba guna mewujudkan situasi kamtibmas Kota Salatiga yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Perayaan Idul Fitri 1443 H/ Tahun 2022.

Kapolres Salatiga saat memberikan keterangan media

Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM menyampaikan apresiasi dan pengahargaan setinggi-tingginya kepada Kapolres dan jajarannya yang telah bekerja keras dan berkomitmen tinggi untuk memberantas penyakit masyarakat, “kita berharap dengan berkurangnya peredaran miras maupun petasan, Perayaan Idul Fitri 1443 H tahun 2022 dapat berjalan aman lancar dan kondusif, masyarakat dapat khusyuk menjalankan ibadah” ucap Yuliyanto.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]