KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ribuan Anak Dikabupaten Semarang Kembali Ikuti Vaksinasi Massal Binda Jateng Dosis ke 2

Ribuan Anak Dikabupaten Semarang Kembali Ikuti Vaksinasi Massal Binda Jateng Dosis ke 2

Ribuan Anak Dikabupaten Semarang Kembali Ikuti Vaksinasi Massal Binda Jateng Dosis ke 2

Sedikitnya 1000 Siswa Siswi dari SDIT Nurul Islam Tengaran, TK dan Al Irsyad Tengaran kembali mendapatkan Vaksin dosis ke-2 yang diselenggarakan Oleh Badan Intelijen Negara (Binda Jateng) Sabtu 12 Februari 2022 pagi.

Kepada rasikafm.com Dr. Ahmad Zaky Romadhlon Dirut kesehatan Yayasan Nurul Islam mengatakan vaksinasi yang diberikan kali ini tidak hanya mereka yang sebelumnya sudah vaksin dosis 1 saja, melainkan petugas juga melayani anak-anak yang pada saat vaksin sebelumnya belum divaksin dengan berbagai alasan seperti sakit dan juga sedang bepergian “dalam vaksin hari Sabtu ini kami juga memvaksin 10 anak dengan dosis pertama, karena sebelumnya mereka berhalangan hadir” ungkap dokter Zaky.

Zaky berharap pasca Vaksin di SDIT ini pembelajaran langsung bisa dilakukan tanpa ada rasa khawatir dari anak dan orang tua.

Sementara itu kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Binda tersebut juga menyasar di beberapa tempat lain di Jawa Tengah, di kabupaten Semarang sendiri vaksinasi dilakukan di SDIT Nurul Islam dengan peserta dari sekolah lain di wilayah Tengaran.
jika dibandingkan dengan pelaksanaan vaksin pada tahap pertama Januari lalu vaksin kali ini lebih cepat karena jumlah pesertanya diatur dan panitya juga sudah mempersiapkan dari awal.

Binda Jawa Tengah, terus melakukan vaksinasi massal anak / pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat di 8 wilayah lain di Provinsi Jateng dengan target peserta vaksin 14.000 dosis.
“Adapun lokasi vaksinasi meliputi, Banyumas, Magelang, Tegal, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Grobogan, Kota Magelang dan Kota Semarang”. Ujar Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto.

Sondi Siswanto menambahkan meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid.
Terlebih, Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpergian keluar negeri terlebih dahulu, disamping tetap membatasi aktivitas di luar rumah.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]