KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sahroni Minta Polisi Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Iwan Boedi

Sahroni Minta Polisi Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Iwan Boedi

Sahroni Minta Polisi Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Iwan Boedi

SEMARANG – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta kepada kepolisian untuk segera mengungkap kasus pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus.

Menurutnya, kasus ini harus segera diusut tuntas agar keluarga Iwan Boedi segera mendapatkan keadilan. Apalagi, kasus pembunuhan Iwan Boedi juga mendapat atensi dan perhatian dari masyarakat.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi agar membentuk tim untuk segera mencari tahu latar belakang pembunuhan Iwan Boedi. “Itu kasus sudah lama, minta polisi ungkap lah, Kapolda turunkan tim, untuk cari tahu jangan sampai ada pembiaran karena masyarakat masih mengawasi,” ujar Sahroni di Semarang, Senin (14/11/2022).

“Dan polisi jangan diam saja dan meminta polisi bergerak secepat mungkin,” tambahnya.

Disisi lain, terkait surat yang dibuat keluarga untuk Presiden, Sahroni mengaku belum mengetahui isi surat tersebut. Akan tetapi, menurutnya hal itu adalah langkah yang bagus untuk membantu percepatan pengungkapan kasus pembunuhan ini.

Kedepan, dirin berencana akan melakukan komunikasi dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit agar kasus pembunuhan Iwan Boedi mendapat atensi dan segera terungkap. “Nanti kita lihat (suratnya), saya belum lihat suratnya mudah-mudahan nanti saya berikan satu informasi ke yang bersangkutan kepada para pihak, mungkin pak Kapolri untuk tindaklanjuti hal tersebut,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]