KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bharada E akan Menghuni Lapas Salemba Setelah Divonis 18 Bulan Penjara atas Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua

Bharada E akan Menghuni Lapas Salemba Setelah Divonis 18 Bulan Penjara atas Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua

Bharada E akan Menghuni Lapas Salemba Setelah Divonis 18 Bulan Penjara atas Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua

Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) akan mulai menghuni Lapas Salemba, Jakarta Pusat setelah dieksekusi untuk vonis 18 bulan penjara dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (25/10/2022). (Foto:ANTARA/Melalusa Susthira K)
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (25/10/2022). (Foto:ANTARA/Melalusa Susthira K)

Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat (Brigadir J), mulai hari ini, Senin (27/2/2023), akan menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, selama proses penyidikan dan persidangan, Bharada E yang berstatus saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap suatu perkara (justice collaborator) menempati Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Ketut Sumedana Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung mengatakan, pihaknya akan mengeksekusi vonis 18 bulan penjara yang ditetapkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Info dari Kejari Selatan hari ini (Bharada E) akan ke Salemba,” ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Sementara itu, Rika Apriliani Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham bilang, sel kurungan Bharada E mempertimbangan rekomendasi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Kejaksaan Agung.

Seperti diketahui, Majelis Hakim PN Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2023), membacakan keputusan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bharada E.

Hukuman 1,5 tahun penjara yang diputuskan ini jauh lebih rendah ketimbang yang diajukan jaksa penuntut umum yaitu 12 tahun penjara.

Eliezer terbukti menembak Yosua atas perintah Ferdy Sambo yang waktu kejadian perkara menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Merespons vonis majelis hakim, baik jaksa penuntut umum mau pun pengacara Bharada E sama-sama tidak mengajukan banding sampai batas waktu tujuh hari yang diberikan.

Sehingga, per tanggal 23 Februari 2023, vonis kepada Bahrada E sudah berkekuatan hukum tetap atau istilahnya inkrah.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]