KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Satpol PP Semarang Bogkar 19 Lapak PKL Liar Di Arteri Yos Sudarso

Satpol PP Semarang Bogkar 19 Lapak PKL Liar Di Arteri Yos Sudarso

Satpol PP Semarang Bogkar 19 Lapak PKL Liar Di Arteri Yos Sudarso

SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang membongkar 19 Lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri liar diatas saluran air Jalan Arteri Yos Sudarso, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari pada Jumat (1/4/2022).

Dalam pantauan, belasan bangunan itu berupa usaha rumah makan dan tambal ban. Petugas merobohkan dengan menggunakan alat berat begu. Penertiban ini dilakukan dalam rangka mendukung normalisasi saluran air.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan perobohan ini dilakukan setelah selesainya masa penyampaian peringatan dari Kelurahan setempat terkait larangan mendirikan bangunan di atas saluran air.

“19 lapak ini berdiri diatas saluran air. Saluran air ini ada larangan mendirikan bangunan. Kalau nekat tetap berdiri bisa dipidana sembilan bulan penjara,” ujarnya disela-sela kegiatan.

Menurutnya ada banyak faktor yang menyebabkan banyaknya lapak di situ. Salah satunya yaitu warga yang bersikap masa bodoh pada aturan dan pihak kelurahan yang tidak bisa maksimal menindak tegas.

“Akhirnya kita tertibkan 19 lapak ini. Kemudian saluran air ini akan dinormalisasi oleh DPU (Dinas Pekerjaan Umum). Agar kawasan Kaligawe enggak banjir terus,” paparnya.

Ia pun mengingatkan dan menghimbau warga agar tak nekat mendirikan lapak diatas saluran air agar tak terjadi banjir. Disisi lain, para pedagang terlihat hanya bisa pasrah melihat lapaknya dirobohkan.

“Saya sudah jualan disini dua tahun. Ini dibongkar ya mau gimana lagi,” imbuh Waksito, salah satu pedagang.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]