KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Selamatkan UMKM, Bupati Semarang Galakkan Gerakan Gunakan Produk Lokal

Selamatkan UMKM, Bupati Semarang Galakkan Gerakan Gunakan Produk Lokal

Selamatkan UMKM, Bupati Semarang Galakkan Gerakan Gunakan Produk Lokal

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha

UNGARAN – Pandemi Covid-19 juga berdampak bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang. Pemkab Semarang berupaya menyelamatkan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 melalui gerakan untuk menggunakan dan memanfaatkan berbagai produk UMKM lokal di setiap acara resmi hingga kegiatan di tingkat desa/ kelurahan.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan salah satu program unggulannya adalah upaya pencegahan dan penanganan pandemi. Termasuk di dalamnya adalah langkah-langkah untuk menangani dampak perekonomian. Berkaitan dengan hal itu, bupati mencanangkan gerakan untuk menggunakan dan memanfaatkan berbagai produk lokal Kabupaten Semarang, guna membangkitkan kembali perekonomian di sektor UMKM.

Bupati menambahkan, gerakan penggunaan produk lokal itu merupakan salah satu cara untuk membantu menyelamatkan dan menggerakkan kembali roda perekonomian para pelaku UMKM lokal, agar bisa bertahan di tengah- tengah situasi sulit akibat dampak pandemi Covid-19. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]