RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dugderan Digelar Kembali, Lebih dari 165 Pedagang Hadir untuk Memeriahkan Acara

Dugderan Digelar Kembali, Lebih dari 165 Pedagang Hadir untuk Memeriahkan Acara

Dugderan Digelar Kembali, Lebih dari 165 Pedagang Hadir untuk Memeriahkan Acara

Pedagang mainan meramaikan Pasar Dugderan yang digelar sebagai tradisi menyambut bulan Ramadhan di Semarang, Senin (13/3/2023)

Pasar Dugderan 2023 telah resmi dibuka pada hari Minggu (12/3/2023) lalu, menandai kembalinya tradisi khas Kota Semarang dalam menyambut bulan suci Ramadhan setelah vakum selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19. Dugderan pertama kali dilaksanakan pada tahun 1881 pada masa pemerintahan Bupati RMTA Purbaningrat.

Lebih dari 165 pedagang hadir untuk memeriahkan acara ini dengan menawarkan beragam kuliner, pakaian, mainan, dan wahana permainan. Rina, salah satu pedagang, menyampaikan kebahagiannya atas kembalinya Dugderan dan peningkatan omset penjualan yang dia alami selama acara ini berlangsung.

Rina, salah satu pedagang menyampaikan rasa senangnya atas Dugderan yang kembali dilaksanakan setelah Pandemi Covid-19. Ia juga menyampaikan adanya peningkatan omset penjualan selama mengikuti Dugderan.

“Senang sekali usaha sudah semakin meningkat, keuangan juga sudah mulai membaik dari tahun-tahun saat covid, Alhamdulillah,” ucapnyanya.

Ardi Nugroho, salah satu pengunjung dari Tembalang, turut merasakan kebahagiaan atas kembalinya Dugderan. Bersama keluarga kecilnya, Ardi berbelanja mainan “kapal otok-otok” untuk putrinya.

“Ini Dugderan pertama setelah pandemi. Saya, terutama istri dan anak saya senang bisa menikmati Dugderan sebelum bulan Ramadhan 2023,” tuturnya.

Puncak acara Dugderan akan menampilkan Arak-arakan Warak Ngendog & Kirab Budaya pada 20 Maret 2023 di Kawasan Simpang Lima dan 21 Maret 2023 di Balai Kota Semarang. Sebagai tradisi menjelang bulan suci Ramadhan, Pasar Dugderan akan ditutup sehari sebelum memasuki bulan Ramadhan. Penutupan rencananya akan dilakukan di Alun-Alun Semarang secara seremonial dengan penabuhan bedug.

Pasar Dugderan 2023 berlangsung dari tanggal 10 Maret hingga 22 Maret 2023 di sekitaran Pasar Johar, yaitu Jalan Agus Salim. Pedagang beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran