RASIKA105.6 FM

Acara Sekarang: 06:00 - 09:00

Kelana Kota Pagi

Bersama: Trio H.J.Y

Acara yang menyajikan info lalu
lintas, setiap pagi dan sore hari.
Dimaksudkan untuk memenuhi
kebutuhan akan info jalan bagi
pengendara yang akan berangkat
beraktifitas dan pulang setelah
beraktifitas. Direlay 5 radio LPS di
Jawa Tengah

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Dugderan

Batas Waktu Berdagang Dilanggar, Satpol PP Kota Semarang Bongkar Lapak Pedagang Dugderan
Batas Waktu Berdagang Dilanggar, Satpol PP Kota Semarang Bongkar Lapak Pedagang Dugderan
Satpol PP Kota Semarang membongkar ratusan lapak pedagang dugderan yang melanggar batas waktu berdagang yang telah ditetapkan oleh Pemkot Semarang. Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto menyatakan...
dugderan 2023 2
Wali Kota Semarang diarak dengan Kereta Kencana dalam Prosesi Dugderan
Prosesi Dugderan di Semarang pada tahun 2023 sangat meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara dimulai dengan upacara dan dilanjutkan dengan kirab budaya. Ribuan masyarakat menyaksikan tradisi...
Infografis | Ada karnaval melewati Jl. Kaligawe Raya dari rekan-rekan civitas akademika Unissula Semarang pagi ini, terlihat arak-arakan dilakukan di jalur lambat. Kendaraan dialihkan ambil jalur cepat oleh petugas kepolisian, lalu lintas merayap arah Terboyo.
Karnaval Dari Akademi Unissula Melewati Jl. Kaligawe Raya
#UpdateLalin 21/03/2023 | 09.50 | Ada karnaval melewati Jl. Kaligawe Raya dari rekan-rekan civitas akademika Unissula Semarang pagi ini, terlihat arak-arakan dilakukan di jalur lambat. Kendaraan dialihkan...
Pagelaran prosesi Dugderan sebagai tradisi tahunan Kota Semarang untuk menyambut bulan suci Ramadan akan kembali digelar. Prosesi ini akan dilaksanakan selama dua hari, dimulai dari karnaval Dugder anak-anak SMP se-kota Semarang pada hari Senin, 20 Maret 2023 dan puncaknya pada hari Selasa, 21 Maret 2023 dengan kegiatan kirab budaya prosesi Dugder.
Prosesi Dugderan, Tradisi Tahunan Kota Semarang untuk Menyambut Ramadan Kembali Digelar
Pagelaran prosesi Dugderan sebagai tradisi tahunan Kota Semarang untuk menyambut bulan suci Ramadan akan kembali digelar. Prosesi ini akan dilaksanakan selama dua hari, dimulai dari karnaval Dugder anak-anak...
Pasar Dugderan 2023 di Kota Semarang telah kembali dibuka setelah tiga tahun vakum akibat pandemi Covid-19. Lebih dari 165 pedagang menawarkan beragam kuliner, pakaian, mainan, dan wahana permainan untuk memeriahkan acara ini.
Dugderan Digelar Kembali, Lebih dari 165 Pedagang Hadir untuk Memeriahkan Acara
Pasar Dugderan 2023 di Kota Semarang telah kembali dibuka setelah tiga tahun vakum akibat pandemi Covid-19. Lebih dari 165 pedagang menawarkan beragam kuliner, pakaian, mainan, dan wahana permainan untuk...
nfografis | Jelang Ramadhan tahun 2023 Kota Semarang kembali mengadakan acara Dugderan, masih berlokasi di area Alun-Alun Masjid Agung Semarang, Johar. Kiriman foto Kawan Rasika pagi ini sudah mulai ada booth dan wahana-wahana yang dipasang. Lalu lintas di sekitar Jl. Pemuda area Johar Semarang padat karena aktivitas persiapan tersebut. Lihat rambu dan tanda yang sudah dipasang, cuaca cerah pagi ini.
Wahana Permainan di Area Alun-Alun Masjid Agung Semarang Mulai Dipasang
#UpdateLalin 11/03/2023 09.45 Jelang Ramadhan tahun 2023 Kota Semarang kembali mengadakan acara Dugderan, masih berlokasi di area Alun-Alun Masjid Agung Semarang, Johar. Kiriman foto Kawan Rasika pagi...

POPULER

Jalan utama di depan balai desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendadak ramai pada Sabtu (13/7/2024) karena ribuan warga datang menyaksikan pawai Jolenan, agenda tahunan desa. Sebanyak 19 kreasi dan hasil bumi dari tiap RT dipamerkan, termasuk replika sapi, capung, nyamuk, burung Garuda, dan gunungan hasil bumi yang diarak keliling desa dan diperebutkan warga.
Penuh Kearifan Lokal, Peserta Pawai Jolenan Kemetul Susukan 2024
Jateng Fair 2024 Kembali Digelar di PRPP Semarang
Jateng Fair 2024 Kembali Digelar di PRPP Semarang
Visnu Hadi Prihananto, pria yang videonya viral karena aksinya menendang mobil dan mengaku sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Semarang, ternyata hanya anggota biasa dan tidak terdaftar sebagai anggota DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Ungaran/Kabupaten Semarang meskipun mengaku sebagai lawyer.
Pria Ngamuk Ngaku Ketua PP dan Lawyer di Ungaran, DPC Peradi Ungaran Sebut Bukan Anggotanya