[audio_player]
[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar International Festival of Southeast Asia pada Senin (7/7/2025) di Balairung Universitas, Salatiga, sebagai bentuk komitmen menuju World Class University sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, ke-16, dan ke-17.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dino Patti Djalal Lantik Pengurus FPCI Chapter UKSW, Sebuah Organisasi Independen Non Partisan

Dino Patti Djalal Lantik Pengurus FPCI Chapter UKSW, Sebuah Organisasi Independen Non Partisan

Dino Patti Djalal Lantik Pengurus FPCI Chapter UKSW, Sebuah Organisasi Independen Non Partisan

Dino Patti Djalal saat hadiri pelantika Pengurus FPCI Chapter dikampus UKSW

Foto dok IST

Dino Patti Djalal saat hadiri pelantika Pengurus FPCI Chapter dikampus UKSW

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Perjalanan UKSW menuju World Class University (WCU) terus diperkuat dengan digelarnya berbagai kegiatan internasional bagi civitas academica. Komitmen ini tercermin jelas dalam acara International Festival of Southeast Asia yang diinisiasi oleh Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) bersama Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Senin (07/07/2025). Acara ini dikemas apik dalam bingkai studium generale dan inaugurasi FPCI Chapter UKSW di Balairung Universitas (BU).

FPCI merupakan organisasi independen dan non partisan yang berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi Indonesia dengan melibatkan pejabat pemerintah, diplomat, kalangan akademisi, pelaku bisnis hingga mahasiswa. FPCI berfokus pada isu-isu kebijakan luar negeri seperti dinamika dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), geopolitik, geo-ekonomi hingga persoalan diaspora.

Pelantikan dan Penandatanganan Kerja Sama

Momen istimewa ini memperluas kemitraan internasional UKSW melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami dengan Founder and Chairman FPCI Dr. Dino Patti Djalal. Turut mendampingi rangkaian penandatanganan ini yaitu Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy, Dekan FISKOM Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si., dan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp. OG.

Dalam sambutannya, Rektor Intiyas menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan komitmen UKSW menuju WCU. “UKSW tidak bisa berjalan sendiri untuk menuju WCU, kami membutuhkan dukungan dari berbagai mitra. Semoga dengan penandatanganan kerja sama ini menjadi komitmen jangka panjang untuk mencapai tujuan” imbuhnya.

Ditambahkannya, kegiatan ini tidak hanya acara seremonial saja, melainkan langkah awal untuk menghasilkan karya-karya yang bisa menunjang pencapaian Sustainable Development Goals (SDGS). “UKSW ada untuk membuat bangsa ini bersatu, diperhatikan dan dipertimbangkan menjadi negara yang besar, bukan karena luasnya saja, tetapi karena peran aktifnya membuat keputusan penting bagi perjalanan peradaban dunia,” katanya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pelantikan 29 pengurus FPCI Chapter UKSW oleh Rektor Intiyas Utami dan Dr. Dino Patti Djalal. Dalam sapaan hangatnya, Dr. Dino Patti Djalal menceritakan bahwa FPCI telah lama merencanakan untuk datang ke UKSW. Niat tersebut bermula dari keterlibatan aktif mahasiswa UKSW dalam program tahunan FPCI “The Launches Foreign Policy in The World” yang secara konsisten melibatkan puluhan ribu mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Kehadiran mahasiswa UKSW di pembukaan The Launches Foreign Policy in The World merupakan salah satu hal yang menarik dan mencuri perhatian saya. Mereka peserta yang paling impressive, heboh, dan semangat mengikuti setiap sesi dari awal hingga akhir,” katanya.

Dengan wajah penuh antusiasme Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia periode Juli hingga Oktober 2014 mengungkapkan rasa senang akhirnya bisa berkunjung ke kampus Indonesia Mini. “Terima kasih banyak, senang sekali bisa datang ke sini setelah lama berkomitmen dan menghadiri pembukaan FPCI Chapter UKSW. You’re really special people, luar biasanya mahasiswa UKSW berasal berbagai pulau di Indonesia, you really a representation of the best about Indonesia,” imbuhnya.

Program ini merupakan menjadi salah satu aksi nyata yang dilakukan UKSW untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas, ke-16 perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh serta ke-17 kemitraan mencapai tujuan. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 32 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]