KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tiga Jabatan Kepala OPD Kabupaten Semarang Sepi Peminat, Seleksi Terbuka Diperpanjang hingga 14 November

Tiga Jabatan Kepala OPD Kabupaten Semarang Sepi Peminat, Seleksi Terbuka Diperpanjang hingga 14 November

Tiga Jabatan Kepala OPD Kabupaten Semarang Sepi Peminat, Seleksi Terbuka Diperpanjang hingga 14 November

Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro ditemui usai rapat paripurna di DPRD Kabupaten Semarang, Senin (2/11/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seleksi terbuka pengisian sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang belum sepenuhnya berjalan mulus. Tiga jabatan kepala OPD terpaksa diperpanjang masa pendaftarannya lantaran jumlah pelamar belum memenuhi persyaratan minimal.

Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Pangan, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah. Pendaftaran untuk ketiga posisi tersebut diperpanjang hingga 14 November 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro, mengatakan perpanjangan dilakukan karena jumlah pendaftar pada ketiga jabatan tersebut belum mencapai batas minimal empat orang.

“Jadi, dari sembilan kekosongan kepala OPD ini, masih ada tiga yang belum bisa dilanjutkan karena pendaftarnya kurang dari empat. Pendaftarannya akan kita perpanjang sampai tanggal 14 nanti,” ujarnya ditemui usai rapat paripurna di DPRD Kabupaten Semarang, Senin (2/11/2026).

Sementara itu, enam jabatan lainnya telah memenuhi persyaratan jumlah pendaftar. Keenam posisi tersebut meliputi dua jabatan staf ahli bupati bidang ekonomi dan bidang kemasyarakatan, Inspektorat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus), serta Diskominfo, serta Badan Kesbangpol. Meski demikian, terpenuhinya jumlah pendaftar belum otomatis membuat seleksi bisa dilanjutkan.

“Pemkab masih akan melakukan evaluasi terhadap kelengkapan dan kesesuaian persyaratan masing-masing pelamar,” katanya.

Sukendro menjelaskan, apabila dari enam jabatan tersebut jumlah pelamar yang memenuhi syarat kurang dari tiga orang, seleksi tidak akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Setelah tahapan administrasi, proses seleksi akan dilanjutkan dengan asesmen yang rencananya bekerja sama dengan pihak ketiga, termasuk Mabes Polri.

“Selanjutnya dilakukan penelusuran rekam jejak sebelum hasil seleksi diserahkan kepada Bupati Semarang untuk menentukan kandidat,” lanjutnya.

Terkait kemungkinan belum terpenuhinya jumlah minimal pelamar pada tiga jabatan yang diperpanjang, Sukendro menyebut tahapan pendaftaran akan kembali dilakukan sesuai mekanisme seleksi.

“Kalau masih belum terpenuhi, ya kita akan lakukan ulang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, berharap pengisian jabatan kepala OPD yang kosong segera dituntaskan. Menurutnya, keberadaan kepala OPD definitif sangat penting untuk menjaga optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap segera ada pengisian melalui lelang jabatan. Saya juga berharap PNS yang sudah memenuhi kriteria untuk ke sana silakan mendaftar dan mengikuti seleksi. Jangan sampai pesertanya tidak ada,” kata Bondan.

Bondan mengakui, kekosongan jabatan kepala OPD yang selama ini diisi pelaksana tugas (Plt) berpotensi memengaruhi efektivitas kinerja organisasi. Sebab, pejabat Plt umumnya masih harus merangkap tugas dan memiliki keterbatasan kewenangan dibandingkan pejabat definitif.

“Pasti tidak sempurna ketika kepalanya masih Plt. Karena kalau Plt itu pasti merangkap jabatan, sehingga tidak akan bisa optimal. Kewenangannya juga ada keterbatasan, meskipun tidak terlalu besar,” tandasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]