URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjelang penutupan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Gelombang II Jawa Tengah 2025, kuota jalur afirmasi untuk program sekolah kemitraan di Kabupaten Semarang belum terpenuhi secara maksimal. Dari total 72 kuota afirmasi berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) P1, P2, dan P3, baru 23 calon murid baru yang terisi di SMA Muhammadiyah Sumowono dan SMK Al Mina Bandungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kuota Sekolah Kemitraan Afirmasi di Kabupaten Semarang Masih Rendah

Kuota Sekolah Kemitraan Afirmasi di Kabupaten Semarang Masih Rendah

Kuota Sekolah Kemitraan Afirmasi di Kabupaten Semarang Masih Rendah

SMK Al Mina Bandungan, salah satu sekolah yang bermitra dengan Pemprov Jateng. Foto: win
SMK Al Mina Bandungan, salah satu sekolah yang bermitra dengan Pemprov Jateng. Foto: win
featured-img

RASIKAFM. COM | UNGARAN – Menjelang penutupan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Gelombang II Jawa Tengah 2025, kuota program sekolah kemitraan di Kabupaten Semarang untuk jalur afirmasi belum terpenuhi.

Dari total 72 kuota calon murid baru (CMB) jalur afirmasi berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Prioritas 1 (P1), Prioritas 2 (P2), dan Prioritas 3 (P3), baru terisi 23 peserta. Rinciannya, SMA Muhammadiyah Sumowono menerima empat CMB dan SMK Al Mina Bandungan sebanyak 19 CMB.

Wakil Kepala SMA Muhammadiyah Sumowono, Dwi Iswanti, menyampaikan sejumlah kendala di lapangan menyebabkan pelaksanaan tidak optimal. Di SMA Negeri Ambarawa, misalnya, dari 110 kuota afirmasi hanya terisi 47.

“Itu berdasarkan data SPMB 2025,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).

Ia menambahkan, peluang menjaring CMB afirmasi dari siswa yang tidak lolos di sekolah negeri sangat kecil. Pihak sekolah telah melakukan kunjungan langsung ke calon peserta yang tercantum dalam data DTKS, namun dari tujuh yang didatangi, hanya empat yang berhasil masuk sistem.

“Tiga lainnya tidak muncul di sistem meski sudah membuat akun verifikasi dan validasi (verval),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Al Mina Bandungan, Nikma Lailatul Qodariyati, menyatakan pembukaan gelombang II cukup membantu menjaring peserta. Sekolah berhasil menambah sembilan peserta dari total 10 yang lolos pada gelombang I.

Namun, dari 114 CMB afirmasi yang tersisa di Kabupaten Semarang pada gelombang II, sebagian besar sudah mendaftar ke sekolah swasta berbayar setelah tidak lolos pada gelombang I.

“Ketika dihubungi, sekitar 80 persen sudah memilih sekolah lain. Bahkan ada orang tua yang menyayangkan informasi baru datang setelah pengumuman cadangan,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
SD Negeri Bener 01 di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menyediakan layanan mobil antar pulang bagi siswa menggunakan bekas angkot yang dibeli dari hasil patungan guru. Program yang mulai berjalan sejak Juni 2026 ini bertujuan membantu orang tua yang kesulitan menjemput anak sekaligus meningkatkan keselamatan siswa karena lokasi sekolah berada di tepi Jalan Raya Semarang–Solo yang padat lalu lintas.
Gani, Guru Olah Raga SD Bener Tengaran, Pagi Mengajar Siang antar Siswa Pulang
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
Masih Berseragam TK, Siswa Baru di Ungaran Antusias Jalani Hari Pertama Masuk SD
Masih Berseragam TK, Siswa Baru di Ungaran Antusias Jalani Hari Pertama Masuk SD
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved