KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Stok Mulai Menipis, Pemkab Semarang Minta Dropping Vaksin Dipercepat

Stok Mulai Menipis, Pemkab Semarang Minta Dropping Vaksin Dipercepat

Stok Mulai Menipis, Pemkab Semarang Minta Dropping Vaksin Dipercepat

Bupati Semarang Ngesti Nugraha. (Foto/win)

UNGARAN — Pemkab Semarang terus berupaya mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi kepada masyarakat umum. Namun, hal itu terkendala stok vaksin yang mulai menipis.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan dalam lima hari ke depan, Kabupaten Semarang membutuhkan sekitar 12 ribu dosis vaksin Covid-19, guna melengkapi vaksinasi masyarakat yang sebelumnya telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama.

Atas hal itu, Pemkab Semarang meminta kepada Pemprov Jateng agar dropping vaksin Covid-19 untuk daerahnya bisa dipercepat sekaligus juga ditambah alokasinya. Dengan adanya penambahaan alokasi vaksin tersebut, maka Kabupaten Semarang akan bisa melengkapi vaksinasi masyarakat yang sebelumnya sudah melaksanakan vaksinasi dosis pertama. Meski demikian, ia menyadari bahwa penambahan alokasi vaksin memang sangat tergantung dengan distribusi dan alokasi vaksin dari Pemerintah Pusat ke Pemprov Jateng.

Bupati menambahkan, jika dalam waktu dua hari ke depan belum ada penambahan stok vaksin, maka vaksinasi dosis pertama periode selanjutnya akan dikurangi guna memenuhi kuota vaksinasi dosis kedua yang sudah berjalan. Dengan demikian diharapkan tidak ada kekososongan stok vaksin. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]