KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terjerat UU ITE, Kades Jambu Terancam Dicopot

Terjerat UU ITE, Kades Jambu Terancam Dicopot

Terjerat UU ITE, Kades Jambu Terancam Dicopot

Ilustrasi

UNGARAN – Kades Jambu Djamhari yang terjerat masalah hukum karena dugaan mengirimkan konten asusila terancam diberhentikan dari jabatannya usai dilaporkan ke polisi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang Heru Purwantoro menegaskan sesuai regulasi jika yang bersangkutan ditahan maka harus diberhentikan sementara. Jika hal itu terjadi maka praktis harus ditunjuk penjabat sementara Kades agar tidak terjadi kekosongan yang bisa mengganggu kelancaran pelayanan di desa.

Sementara itu Kasubsi Ekonomi dan Pembangunan Strategis Kejari Kabupaten Semarang Perwira Putra Bangsawan menambahkan, berkas sudah dilimpahkan oleh polisi ke Kejaksaan Kabupaten Semarang. Selanjutnya berkas dilakukan pelimpahan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Semarang dan akan disidangkan. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]