KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Thomas Suyanto Kembalikan Formulir Melalui Gerindra, Soal “Isi Tas” Telah Siap

Thomas Suyanto Kembalikan Formulir Melalui Gerindra, Soal “Isi Tas” Telah Siap

Thomas Suyanto Kembalikan Formulir Melalui Gerindra, Soal “Isi Tas” Telah Siap

Pada Senin (27/5/2024), politisi senior Partai Nasdem sekaligus pengusaha, Thomas Suyanto, menjadi orang pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon (Balon) Wakil Wali Kota Salatiga periode 2025-2029 melalui Partai Gerindra. Thomas berencana melamar posisi tersebut sebagai pilihan rasional berdasarkan berbagai pertimbangan dan sesuai dengan visi misinya yang ingin melanjutkan "Salatiga Hati Beriman Sejahtera." Sebelumnya, Thomas pernah menjadi anggota legislatif di Partai Gerindra sebelum bergabung dengan Partai Nasdem.
Foto Arief Rasika
Yuliyanto ketua DPC Gerindra Salatiga saat menerima berkas pendaftaran dari balon wakil wali kota  Thomas Suyanto

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Politisi senior Partai Nasdem sekaligus pengusaha Thomas Suyanto menjadi Orang yang pertama mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon (Balon) Wakil Wali Kota Salatiga periode 2025-2029 melalui Partai Gerindra, Senin (27/5/2024).

Thomas mengatakan, secara pribadi berencana “melamar” posisi Balon Wakil Wali Kota Salatiga. Menjadi wakil kata dia, dipilih sebagai suatu hal yang rasional berdasarkan pertimbangan banyak pihak.

“Posisi Wakil itu juga melihat beground saya. Adapun visi dan misi saya sesuai tagline ingin melanjutkan Salatiga Hati Beriman Sejahtera,” terangnya (27/5/2024).

Ia menambahkan, secara personal memilih Partai Gerindra karena memiliki sejarah masa lalu. Sebelum bergabung Partai Nasdem, pernah sebagai anggota legislatif di Partai Gerindra.

Thomas menyebutkan, selain memiliki modal hubungan memberanikan diri maju sebagai Balon Wakil Wali Kota Salatiga karena juga telah mengenal Kota Salatiga hal itu dinilai suatu bekal.

“Tapi, rekomendasi nanti urusan DPP Partai Gerindra. Habis seremonial pengembalian formulir nanti dilanjut diskusi internal,” katanya

Pihaknya mengaku, mengenai kedepan bakal dipasangkan dengan kandidat lain yang menjadi Wali Kota Salatiga sudah mempersiapkan diri.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga Yuliyanto menjelaskan, telah cukup lama mengenal Thomas Suyanto. Hanya saja, urusan rekomendasi menjadi kewenangan DPP Partai Gerindra.

“Selain elektabilitas yang menjadi ukuran rekomendasi turun juga menyangkut isi tas. Itu, untuk biaya saksi, serta atribut partai maupun calon. Semua, musti disiapkan sebagai bentuk keseriusan,” ujarnya

Mantan Wali Kota Salatiga dua periode itu memaparkan sampai saat ini ada sekira enam orang yang mengambil formulir balon Wali Kota dan Wakil Walikota di Partai Gerindra mulai Thomas Suyanto, Dandan Febri Herdiana, Sri Wahyuni, Haryono Masturi, Ucok dan Agung Darmawan.

Thomas Suyanto saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]