KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tiga Hari Hilang, Pria Asal Pati Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Tiga Hari Hilang, Pria Asal Pati Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Tiga Hari Hilang, Pria Asal Pati Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Basarnas saat proses evakuasi pria yang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur Desa Tegalombo RT 7 RW 2, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati Jumat (19/8/2022) dini hari.

SEMARANG – Basarnas melakukan evakuasi seorang pria bernama Bambang Winarno (56) warga Desa Tegalombo RT 7 RW 2, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati yang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur dimana lokasinya dekat dari rumahnya pada Jumat (19/8/2022) dini hari.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, sebelum ditemukan tak bernywa, keluarga sudah mencari korban yang hilang selama tiga hari. Dirinya menjelaskan, Bambang tak nampak keberadaannya sejak Selasa (16/8) pagi dan keluarga sudah mencari-cari tidak ketemu.

“Hingga akhirnya pada Kamis malam korban ditemukan berada didalam sumur. Tidak ada yang tau kapan jatuh ke dalam sumur,” ujarnya.

Ia menduga, korban mengalami gangguan jiwa dan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur.

“Diketahui korban mengalami gangguan jiwa dan diduga mengakhiri hidupnya sendiri dengan masuk ke sumur,” terangnya.

Dengan informasi tersebut, Kepala Basarnas Semarang memperintahkan Koordinator Unit Siaga Rembang Susanto agar memberangkatkan 1 tim rescue untuk melaksanakan pertolongan disertai paralatan vertikal rescue.

Upaya evakusi tim SAR gabungan dengan metode lowering 1 rescuer turun dengan tali untuk mengikat tubuh korban dan menarik ke atas dengan sistem lifting.

“Kedalaman sumur mencapai 7 meter diameter kurang lebih 1 meter, setelah upaya kuarang lebih 30 menit korban berhasil dievakuasi selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” paparnya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]