KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ungkapan Duka Ganjar untuk Mbah Minto: Beliau Lugu, Namun Sangat Menginspirasi

Ungkapan Duka Ganjar untuk Mbah Minto: Beliau Lugu, Namun Sangat Menginspirasi

Ungkapan Duka Ganjar untuk Mbah Minto: Beliau Lugu, Namun Sangat Menginspirasi

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa duka mendalam atas meninggalnya Mbah Minto Klaten. Ia mendoakan, bintang youtube yang viral dengan parodi-parodi lucu namun bermakna di chanel youtube Ucup Klaten itu husnul khotimah.

“Kita turut berduka ya, atas meninggalnya Mbah Minto. Mudah-mudahan beliau husnul khotimah,” kata Ganjar, Kamis (23/12).

Menurut Ganjar, Mbah Minto merupakan sosok yang sangat menginspirasi semua orang. Dengan gaya lugu dan lucunya, nenek berusia 85 tahun bernama lengkap Minto Suwito Siyam itu bisa menghibur dan membuat orang bahagia.

“Tidak hanya menghibur, tapi sekaligus bisa memberikan pesan-pesan pada masyarakat,” kenangnya.

Menurut Ganjar, kolaborasi antara Mbah Minto dan Ucup Klaten memberikan inspirasi pada yang lain. Tentang bagaimana cara komunikasi ke publik yang baik, dengan membawa pesan yang baik pula.

“Ini bisa memberikan inspirasi pada yang lain, begini lho cara komunikasi ke publik yang baik. Pesannya dapat, dengan gaya kekinian. Dan ternyata tidak harus muda, bahkan orang senior selugu Mbah Minto bisa memberikan inspirasi pada banyak orang. Termasuk pada saya,” pungkasnya.

Mbah Minto merupakan nenek berusia 85 tahun asal Dusun Selorejo Desa Krakitan Kecamatan Bayat, Klaten. Nama Mbah Minto mulai terkenal saat ia muncul dalam konten youtube dagelan gagal mudik yang digarap Ucup Klaten.

Sejak video gagal mudik itu viral, Mbah Minto jadi terkenal. Setelah itu, banyak video hasil karya Mbah Minto yang selalu mengundang perhatian.

Kenangan antara Ganjar dengan Mbah Minto adalah saat Ganjar menelpon Mbah Minto usai video minta THR viral. Ganjar juga memberikan THR ke Mbah Minto sebesar Rp1 juta.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]