KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wakili Gubernur se Indonesia Saat Sambutan Penyerahan Remisi, Ganjar Cerita Kisah Jack Harun

Wakili Gubernur se Indonesia Saat Sambutan Penyerahan Remisi, Ganjar Cerita Kisah Jack Harun

Wakili Gubernur se Indonesia Saat Sambutan Penyerahan Remisi, Ganjar Cerita Kisah Jack Harun

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mewakili seluruh kepala daerah se Indonesia menyerahkan remisi Kemenkum HAM di Lapas Klas 1 A Kedungpane Semarang, Selasa (17/8). (Foto:/Ist)

SEMARANG – Kisah mantan anak buah Noordin M Top dan Dr Azhari, Joko Tri Hermanto alias Jack Harun diangkat kembali oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kisah itu ia sampaikan saat mewakili seluruh kepala daerah se Indonesia dalam acara penyerahan remisi Kemenkum HAM di Lapas Klas 1 A Kedungpane Semarang, Selasa (17/8).

Ganjar sengaja mengangkat kisah mantan teroris yang kini telah banting setir menjadi pedagang soto di Karanganyar itu pada seluruh kepala daerah yang hadir melalui zoom, Menkumham Yasonna Laoly dan seluruh perwakilan napi yang mendapat remisi. Menurutnya, kisah Jack Harun bisa menjadi inspirasi para narapidana ketika kelak kembali ke masyarakat.

“Bapak ibu, sekitar empat bulan lalu, waktu gowes di Kabupaten Karanganyar, saya mampir sarapan di warung Soto. Tempatnya tidak terlalu lebar, mungkin ada sekitar tujuh sampai 10 meja. Tapi yang bikin warung itu spesial, setiap jumat di minggu pertama, seluruh dagangannya digratiskan, tidak bayar,” katanya.

Pemilik warung soto itu lanjut Ganjar adalah Joko Tri Hermanto. Dulu beliau biasa dipanggil Jack Harun, orang dekatnya Noordin M Top, Dr Azhari dan Dolmaten. Para aktor aksi pengeboman besar di Indonesia.

“Ya, beliau adalah eksnapiter. Kalau dulu biasa merakit bom, lima tahun terakhir ini beliau milih meracik soto. Saya tanya, kok bisa meracik soto, beliau jawab awalnya belajar dari meracik bom,” terangnya.

Tak ada orang yang mengira, orang yang dulu dikenal sebagai teroris, membuat takut masyarakat seperti Jack Harun. Sekarang malah membuat senang rakyat. Jack memberi gambaran baik bahwa sebenarnya tidak sulit kok diterima masyarakat, asal bisa menunjukkan kesungguhan dalam kegiatan bermasyarakat dan berkontribusi positif.

“Pesan saya, setiap orang punya masa lalu, ada yang biasa saja ada yang masa lalunya menjadi beban. Tapi sekelam apapun masa lalumu, jangan pernah sampai menjadi penentu masa depanmu. Diri kita saat ini lah yang harus berperan, karena apa yang kita tanam sekarang menjadi buah yang akan kita petik kelak kemudian,” ucapnya.

Ganjar mengucapkan selamat pada seluruh narapidana yang mendapatkan remisi pada perayaan kemerdekaan ke-76 ini. Menurutnya, mendapatkan remisi adalah cikal bakal yang baik, karena menunjukkan bahwa mereka berkelakuan baik selama di lembaga pemasyarakatan.

Jadi begitu nanti berada di luar, para narapidana itu diminta Ganjar untuk meneruskan apa saja perbuatan baik selama di lembaga pemasyarakatan. Tidak perlu khawatir dan berpikiran macam-macam. Berprasangka dan berbuat baik saja pada dunia, insyaallah dunia akan baik juga pada anda.

“Untuk saudaraku yang mendapat pengurangan masa tahanan, semoga remisi ini menjadi jeda untuk menyiapkan diri sebelum pulang di tengah-tengah keluarga. Untuk yang sudah bisa pulang rumah, bersyukurlah. Karena sudah ada orang yang tidak sabar memeluk panjenengan. Cintai mereka. Jangan biarkan mereka memperjuangkan keluarga tanpa kehadiran Anda,” pungkasnya.

Sementara itu, sebanyak 134.430 narapidana (napi) dan anak berhadapan dengan hukum menerima remisi umum 17 Agustus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat 7.154 narapidana dapat remisi, 138 diantaranya langsung bebas.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]