[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.

Mbak Google

INFO BMKG

15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB

Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani Semarang pada 15 September 2026 pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Semarang terpantau cerah berawan. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 3 km/jam. Suhu udara tercatat 24,4 derajat Celsius dengan kelembapan udara 76 persen.

Untuk wilayah Semarang, BMKG memprakirakan cuaca pada pagi hingga siang hari cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi diperkirakan berawan. Angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam. Suhu udara berkisar 27–36 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 35–75 persen.

Secara umum, wilayah Jawa Tengah diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan pada pagi dan siang hari. Pada sore hingga awal malam, kondisi cuaca diperkirakan berawan. BMKG tidak mencantumkan potensi hujan dalam prakiraan wilayah Jawa Tengah untuk periode tersebut.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang relatif kering perlu menjadi perhatian, terutama dalam aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api di kawasan dengan vegetasi kering.

Sementara itu, tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah diprakirakan mencapai 1,25–2,5 meter. Di perairan selatan Jawa Tengah, tinggi gelombang diperkirakan lebih tinggi, yakni 1,25–4 meter. Kondisi tersebut perlu diperhatikan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir dan perairan, khususnya nelayan serta pengguna jasa transportasi laut.

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan angin tenggara 5 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat dan tengah.
05 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai.
02 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
01 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan

TERKINI

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah membantu penanganan kebakaran TPA Jatibarang, Kota Semarang, dengan menyalurkan 200 liter cairan foam pemadam dan bantuan konsumsi bagi petugas Damkar, Minggu (4/10/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas permintaan Pemkot Semarang untuk mendukung proses pemadaman yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang, Pertamina Pasok 200 Liter Cairan Foam untuk Damkar Semarang
Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah membantu penanganan kebakaran TPA Jatibarang, Kota Semarang, dengan menyalurkan 200 liter cairan foam pemadam dan bantuan konsumsi bagi petugas Damkar, Minggu (4/10/2026)....
Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY seiring peningkatan konsumsi Pertalite hingga sekitar 7 persen akibat migrasi dari BBM nonsubsidi. Pertamina menyebut kondisi tersebut bukan karena kelangkaan stok dan menerapkan sejumlah langkah taktis untuk mempercepat antrean, termasuk pengaturan pembelian di SPBU tertentu.
Antrean Pertalite Mengular di Jateng, Pertamina Sebut Konsumsi Naik hingga 7 Persen
Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY seiring peningkatan konsumsi Pertalite hingga sekitar 7 persen akibat migrasi dari BBM nonsubsidi. Pertamina menyebut kondisi tersebut bukan...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan angin tenggara 5 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat dan tengah.
05 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan...
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah...
ganjil genap
Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
Kebijakan Ganjil-Genap di Jakarta yang telah berjalan sejak 2016 kembali dievaluasi karena dinilai belum menyelesaikan persoalan kemacetan secara menyeluruh. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas...
Muat Lebih

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]