KAWAN PEMANDU JALAN

Pantarlih Lakukan Coklit, Bupati Semarang Terdaftar di TPS Ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) data keluarga Bupati Semarang Ngesti Nugraha di kediamannya pada Rabu sore (26/6/2024), dengan empat anggota keluarga terdaftar sebagai pemilih di TPS 003, Dusun Gedad, Desa Wates, Getasan, untuk Pilgub, Wagub Jateng, Pilbup, dan Wabup Semarang 2024. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menekankan pentingnya tahapan coklit sebagai dasar validasi dan pemutakhiran daftar pemilih pada Pilkada 2024, yang berlangsung dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) data keluarga Bupati Semarang Ngesti Nugraha di kediamannya pada Rabu sore (26/6/2024), dengan empat anggota keluarga terdaftar sebagai pemilih di TPS 003, Dusun Gedad, Desa Wates, Getasan, untuk Pilgub, Wagub Jateng, Pilbup, dan Wabup Semarang 2024. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menekankan pentingnya tahapan coklit sebagai dasar validasi dan pemutakhiran daftar pemilih pada Pilkada 2024, yang berlangsung dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024.

579 Anggota Pantarlih akan Dikerahkan Dalam Pilkada Salatiga 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga akan mengerahkan 579 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk mencocokkan data pemilih langsung ke rumah warga mulai 24 Juni hingga 24 Juli 2024 dalam rangka persiapan Pilkada 2024. Ketua KPU Salatiga, Yesaya Tiluata, menyatakan bahwa potensi pemilih untuk Pilgub Jawa Tengah dan Pilwalkot Salatiga 2024 di Salatiga mencapai 150.471 orang. Y

SMA Negeri 1 Susukan Ajarkan Bisnis Barbershop, Siapkan Siswa untuk Dunia Kerja

Prihatin dengan lulusan SMA yang sering dianggap sebelah mata di dunia industri, SMA Negeri 1 Susukan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengajarkan siswanya bisnis barbershop. Inovasi ini diwujudkan dengan membangun kios barbershop di depan halaman sekolah dan mengirim dua siswa untuk magang di barbershop di Kota Semarang. Kepala Sekolah Retno Winarni menjelaskan, program ini bertujuan membekali siswa dengan keahlian untuk bekerja atau berwirausaha setelah lulus.

Prihatin dengan lulusan SMA yang sering dianggap sebelah mata di dunia industri, SMA Negeri 1 Susukan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengajarkan siswanya bisnis barbershop. Inovasi ini diwujudkan dengan membangun kios barbershop di depan halaman sekolah dan mengirim dua siswa untuk magang di barbershop di Kota Semarang. Kepala Sekolah Retno Winarni menjelaskan, program ini bertujuan membekali siswa dengan keahlian untuk bekerja atau berwirausaha setelah lulus.