[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Juli 23, 2024

Sejumlah SD negeri di Kabupaten Semarang mengalami sepinya peminat, termasuk SD Negeri Pakis di Kecamatan Bringin yang hanya menerima enam murid baru untuk Tahun Ajaran 2024/2025. Kepala SD Negeri Pakis, Tanwir, menyatakan bahwa kondisi ini disebabkan oleh faktor geografis dan demografis, dengan pendaftar hanya dari lingkungan sekitar.
SD Negeri Pakis Bringin Hanya Ada 6 Murid Baru, Kepsek Sebut Dipengaruhi Faktor Geografi dan Demografi
Harga cabai rawit merah di Pasar Bandarjo Ungaran, Kabupaten Semarang, mengalami kenaikan signifikan. Pada Selasa (23/7/2024), harga cabai rawit merah tercatat antara Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram,...
Harga cabai rawit merah di Pasar Bandarjo Ungaran, Kabupaten Semarang, mengalami kenaikan signifikan. Pada Selasa (23/7/2024), harga cabai rawit merah tercatat antara Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram, meningkat sekitar 50% dibandingkan minggu sebelumnya.
Harga Rawit Merah di Ungaran Tembus Rp75 Ribu Per Kilogram, Pedagang Sebut Tak Berpengaruh Terhadap Omzet
Harga cabai rawit merah di Pasar Bandarjo Ungaran, Kabupaten Semarang, mengalami kenaikan signifikan. Pada Selasa (23/7/2024), harga cabai rawit merah tercatat antara Rp70 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram,...
pelecehan seksual
Pemandu Karaoke di Salatiga Dianiaya Pengunjung yang Mengaku Wartawan
Pada Jumat (19/7/2024) malam sekitar pukul 22.45 WIB, seorang pemandu karaoke atau lady companion (LC) berinisial WU (24) mengalami pelecehan dan penganiayaan di Kendedes Karaoke dan Cafe di Kota Salatiga,...
ada hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru 2024, Pemerintah Kota Salatiga mengeluarkan kebijakan yang mengubah jam masuk kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi pukul 08.00 WIB dari biasanya pukul 07.00 WIB, untuk memberikan kesempatan bagi mereka mengantarkan anak atau cucu mereka ke sekolah.
Hari Pertama Masuk Sekolah, ASN di Salatiga Masuk Kerja Pukul 08.00 WIB
Pada hari pertama masuk sekolah di tahun ajaran baru 2024, Pemerintah Kota Salatiga mengeluarkan kebijakan yang mengubah jam masuk kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah...
Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mendorong para seniman dan budayawan untuk memanfaatkan aset milik Pemkot sebagai ruang pameran atau berkesenian. Hal ini disampaikan Yasip saat mengunjungi pameran lukisan abstrak di Cafe Orlen Heritage, Jalan Raden Patah No 15, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, pada Senin (22/7/2024).
Pj Wali Kota Salatiga Dukung Seniman untuk Pameran Karya Seni dengan Memanfaatkan Aset Pemkot
Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mendorong para seniman dan budayawan untuk memanfaatkan aset milik Pemkot sebagai ruang pameran atau berkesenian. Hal ini disampaikan Yasip saat mengunjungi...
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali melakukan langkah besar dalam internasionalisasi pendidikan melalui program Global Education Experiences (GlobEEs) 2024 yang berlangsung dari 6 hingga 20 Juli, mengangkat tema “Supporting SDGs in Indonesia: Case Studies in Yogyakarta and Salatiga”.
Angkat Tema SDGs, UKSW Lakukan Internasionalisasi Pendidikan Melalui Program GlobEEs
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali melakukan langkah besar dalam internasionalisasi pendidikan melalui program Global Education Experiences (GlobEEs) 2024 yang berlangsung dari 6 hingga 20...

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara